Ciamis, kompasone.com. - Upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di jenjang sekolah dasar terus digenjot Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui pelatihan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam digitalisasi pembelajaran.
Pelatihan tersebut digelar di Aula SMP Negeri 1 Cijengjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (13/10/2026), dan diikuti 200 peserta terpilih dari satuan pendidikan dasar se-Kabupaten Ciamis.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dalam sambutannya, Seno Kastomi, S.Pd.,M.Pd., menjelaskan pelatihan ini berangkat dari hasil Rapor Pendidikan yang menunjukkan masih perlunya penguatan literasi dan numerasi di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Ciamis.
"Kondisi tersebut menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan untuk mendorong perbaikan pembelajaran( yang lebih terarah, berbasis data, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan," ujarnya.
Menurut Seno, literasi dan numerasi merupakan kemampuan dasar yang sangat menentukan keberhasilan belajar siswa. Karena itu, penguatannya memerlukan strategi pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar bermakna.
Salah satu strategi yang didorong adalah digitalisasi pembelajaran. Melalui TIK, guru tidak hanya dapat menyampaikan materi secara lebih menarik, tetapi juga dapat mengembangkan media pembelajaran digital, menyediakan sumber belajar yang beragam, serta menghadirkan aktivitas literasi dan numerasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Selain untuk pembelajaran, pemanfaatan teknologi juga dapat mendukung pelaksanaan asesmen. Dengan asesmen yang tepat, guru dapat memahami perkembangan kemampuan peserta didik dan menyesuaikan strategi pembelajaran berdasarkan kebutuhan mereka.
Tidak semua sekolah dilibatkan. Sebanyak 200 peserta dipilih secara selektif berdasarkan hasil Rapor Pendidikan, dengan mempertimbangkan sekolah yang masih memerlukan penguatan pada aspek literasi atau numerasi.
Pendekatan berbasis data ini diharapkan membantu satuan pendidikan menentukan prioritas perbaikan pembelajaran secara lebih( tepat dan terukur.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman dan keterampilan untuk mengintegrasi(kan teknologi ke dalam kegiatan pembelajaran. Penerapannya tetap memperhatikan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta ketersediaan sarana pendukung di sekolah.
Disdik Ciamis menegaskan, keberhasilan digitalisasi pembelajaran tidak hanya bergantung pada ketersediaan perangkat teknologi, melainkan juga pada kemampuan guru dalam memilih dan menggunakannya secara tepat.
Karena itu, penguatan kompetensi pendidik menjadi bagian penting agar teknologi benar-benar mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi.
Melalui pelatihan di Aula SMP Negeri 1 Cijengjing tersebut, Disdik Ciamis berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif dan membantu menjawab kebutuhan peningkatan literasi serta numerasi di sekolah dasar.
(Amin)
