![]() |
| Sekolah SDN 3 Cihirup Ambruk dan Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani , SH, M.Kn |
Kuningan, kompasone.com - Tahun 2025 SDN 3 Cihirup selesai di bangun , namun pada hari Sabtu pukul 19.45 di bulan Oktober 2026 sekolah ini ambruk.
"Untung kejadian ambruknya sekolah ini terjadi malam hari, jadi alhamdulilah tidak ada korban jiwa," ucap H.Ali SAg kepada Arif jurnalis KOMPAS ONE di ruang kerjanya.
Masih menurut H. Ali bahwa sekolahnya sudah masuk daftar untuk mendapatkan program Revitalisasi tahap ke 2 di tahun 2026 ini.
"Ya semoga saja program revitalisasi ini segera terlaksana dan tadi pagi H. Surya Kabid Pendas ditemani Kasinya yaitu pak Hipa mengatakan bahwa akan diupayakan segera mungkin revitalisasi untuk sekolah ini di tahun 2926," jelas H.Ali SAg kepsek SDN 3 Cihirup.
Beberapa saat kemudian ketika jurnalis KOMPAS ONE sedang mewawancarai H. Ali SAg Kepsek SDN 3 Cihirup, tiba tiba rombongan Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani SH, M.Kn dan rombongan Kadisdik Kuningan H. Elon Charlan SPd , MPd datang lakukan Inspeksi melihat langsung peristiwa ambruknya sekolah ini.
![]() |
| H. Ali SAg kepsek SDN 3 Cihirup dan Arif jurnalis KOMPAS ONE berpose dengan Kadisdik Kuningan Dr. Elon Charlan SPd , MPd di lokasi SDN 3 Cihirup |
"Pantas saja pemasangan kayunya juga terlihat tidak terikat ke penahan rangka dan kayunya juga terlihat kayu yang tidak sesuai spek dan terkesan pengerjaannya asal asalan,' demikian cuplikan ucapan Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani SH, M.Kn yang terlihat geram melihat kondisi sekolah yang baru satu tahun di bangun tapi sudah ambruk.
Menjawab pertanyaan Arif jurnalis KOMPAS ONE berkenaan dengan sangsi terhadap pelaksana pembangunan, konsultan, dan pemasok bahan material, Kepseknya, Wakil Bupati mengatakan dengan tegas bahwa peristiwa ini harus melibatkan inspektorat dan bila perlu pihak Polres dan Kejaksaan dilibatkan untuk lakukan pemeriksaan.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati dan Kadisdik Kuningan berjanji akan secepatnya pembangunan kembali sekolah ini
"Ini kan musibah ya dan ini berarti silatnya kasuistik dan insidentil , tentu harus secepatnya ditangani. Saya sudah koordinasi ke kementerian agar di bantu secepatnya dan mudah mudahan dalam waktu satu Minggu sudah ada respon dari kementerian," jelas Kadisdik Kuningan H. Elon Charlan SPd , MPd kepada Arif Jurnalis KOMPAS ONE.
liputan :
Arif Rahman
www.kompasone.com
Biro Kuningan Jabar

