Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Cerita Miftah di Tengah Laut Wilmar, Libur Kerja Berbuah Tangkapan

Rabu, Oktober 07, 2026, 19:51 WIB Last Updated 2026-10-07T12:51:48Z

 


CILEGON, kompasone.com— Perairan Wilmar di kawasan Bojonegara, Kota Cilegon, menjadi salah satu lokasi yang dimanfaatkan pencinta mancing untuk mengisi waktu luang. Bagi sebagian pemancing, berada di tengah laut bukan hanya soal mengejar tangkapan, tetapi juga menikmati suasana sekaligus menguji kesabaran.


Di sela libur kerja, Miftah Fauzi memilih menaiki perahu kecil menuju tengah perairan Wilmar, Rabu (7/10/2026). Dengan perlengkapan pancing yang telah disiapkan, ia mencoba peruntungan mencari ikan di tengah laut.


Perjalanan tersebut ternyata membuahkan hasil. Miftah berhasil mendapatkan sejumlah ikan dengan ukuran yang cukup besar, sehingga membuat aktivitas mancingnya kali ini terasa semakin memuaskan.


Menurut Miftah, sensasi memancing justru terletak pada proses menunggu. Tidak ada kepastian kapan ikan akan menyambar umpan. Karena itu, seorang pemancing harus memiliki kesabaran dan menikmati setiap momen selama berada di laut.


“Memancing itu bukan sekadar hobi. Kita belajar sabar. Kadang lama menunggu, tetapi ketika ikan menyambar umpan, rasanya puas,” ujar Miftah.


Bagi pencinta mancing, perairan seperti Wilmar menawarkan pengalaman tersendiri. Menggunakan perahu kecil dan menuju titik tertentu di tengah perairan, pemancing bisa menikmati suasana laut sambil menunggu tarikan ikan.


Namun, hasil tangkapan tentu dapat berbeda-beda tergantung kondisi cuaca, waktu, lokasi, umpan, serta keberuntungan masing-masing pemancing.


Teriknya matahari juga tidak menyurutkan semangat Miftah. Berjam-jam berada di atas perahu membuat kulitnya terpapar panas matahari hingga menghitam. Baginya, kondisi tersebut sudah menjadi bagian dari keseruan menjalankan hobi.


“Panas dan kulit menghitam sudah biasa. Yang penting bisa menikmati mancing dan hasilnya lumayan,” katanya.


Selain mendapatkan ikan, kegiatan tersebut menjadi cara Miftah melepas penat setelah menjalani rutinitas pekerjaan. Waktu libur dimanfaatkannya untuk menikmati suasana laut yang jauh dari kesibukan sehari-hari.


Pengalaman mendapatkan tangkapan yang cukup banyak dan berukuran lumayan besar pun menjadi cerita tersendiri yang membuat aktivitas mancing di kawasan tersebut semakin menarik bagi dirinya.


Meski demikian, bagi Miftah, memancing bukan semata-mata tentang banyaknya ikan yang dibawa pulang. Menunggu, mencoba, menikmati laut, hingga merasakan tarikan ikan menjadi bagian dari kepuasan seorang pemancing.


Penulis: Ali Hamzah

Iklan

iklan