Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Danrem 072/Pamungkas Sambut Kedatangan Pangdam XXVI/Mataram, Perkuat Sinergi dan Kesiapan Satuan

Senin, Oktober 19, 2026, 18:03 WIB Last Updated 2026-10-19T11:03:47Z

 


YOGYAKARTA, Kompasone.com – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menyambut kedatangan Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H., beserta istri dalam tradisi penerimaan di Makodam XXVI/Mataram, Yogyakarta, Senin (19/10/2026). 


Penyambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian awal kepemimpinan Pangdam XXVI/Mataram sekaligus momentum memperkuat koordinasi dan kesiapan satuan.


Tradisi penerimaan berlangsung khidmat, dilanjutkan ramah tamah di Serambi Moh. Hatta dan entry briefing di Ruang Katamso Makodam XXVI/Mataram. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari jajaran Kodam XXVI/Mataram dan Korem 072/Pamungkas.


Dalam kesempatan itu, Danrem 072/Pamungkas memaparkan kondisi wilayah, kesiapan satuan, serta pelaksanaan tugas di bidang intelijen, operasi, personel, logistik, dan teritorial. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai situasi wilayah DIY dan sebagian Jawa Tengah sebagai bahan evaluasi serta pertimbangan pimpinan dalam menentukan kebijakan selanjutnya.


Danrem juga menjelaskan sejumlah program strategis di bidang teritorial, mulai dari pembangunan Jembatan Garuda, TNI AD Manunggal Air, penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga dukungan terhadap Dapur Sehat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


Program-program tersebut diarahkan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, mendukung pembangunan di daerah, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran satuan kewilayahan diharapkan tidak hanya memperkuat pembinaan teritorial, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Lebih lanjut, Danrem menyampaikan potensi dan dinamika wilayah, termasuk perkembangan sosial politik serta peluang pengembangan fasilitas latihan. Pemetaan wilayah dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan pertahanan darat dan mengantisipasi tantangan tugas.


Sementara itu dalam arahannya, Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, soliditas, dan kesiapsiagaan seluruh satuan. Kesiapan personel dan materiil harus terus dijaga, sementara koordinasi antarfungsi perlu diperkuat agar pelaksanaan tugas berjalan optimal.


Pangdam juga menegaskan pentingnya peran satuan kewilayahan dalam menjaga kedekatan TNI dengan masyarakat. Para komandan satuan dan Babinsa diminta senantiasa hadir di tengah rakyat, membangun komunikasi yang efektif, peka terhadap perkembangan situasi, serta responsif dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.


Kepercayaan rakyat, menurut penekanan dalam arahan tersebut, perlu dijaga melalui keteladanan, kepedulian, dan tindakan nyata. Pembinaan teritorial harus dilaksanakan secara konsisten agar keberadaan TNI benar-benar memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan stabilitas wilayah.


Selain itu, Pangdam mengingatkan pentingnya tertib administrasi, pengelolaan aset negara secara akuntabel, pengawasan internal, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Kesiapan operasional juga harus didukung pemeliharaan materiil, penerapan prosedur keselamatan, serta evaluasi berkelanjutan.


( Mbah Pri )

Iklan

iklan