Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Astamaops Kapolri Tinjau Posko Karhutla di Kalteng, Pantau Titik Panas dengan Drone Thermal

Jumat, Oktober 16, 2026, 11:39 WIB Last Updated 2026-10-16T04:39:21Z

Palangka Raya, kompasone.com- Astamaops Kapolri Komjen Pol. Roycke Harry Langie turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Tjilik Riwut Km 39, Desa Banturung, Kota Palangka Raya, Kamis (15/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk mengevaluasi kondisi lahan terdampak sekaligus memastikan upaya pengendalian titik api berjalan optimal.


Dalam kegiatan tersebut, Komjen Roycke didampingi Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan dan Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo. Rombongan meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus melaksanakan asistensi dan supervisi di Posko Karhutla Satbrimob Polda Kalteng.


Salah satu fokus peninjauan adalah pemantauan titik panas menggunakan drone thermal. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk mendeteksi area yang masih menyimpan panas, mengidentifikasi potensi munculnya kembali titik api, serta menentukan bagian lahan yang membutuhkan penanganan lanjutan.


Hasil pemantauan udara menjadi bahan pendukung bagi personel dalam menentukan langkah penanganan di lapangan, terutama untuk memastikan titik api terkendali dan tidak meluas ke kawasan sekitarnya.


Selain memantau kondisi lahan, rombongan juga mengecek fasilitas sumur bor guna memastikan sarana penyediaan air tersebut berfungsi dengan baik dan dapat mendukung proses pemadaman serta pembasahan lahan.


Personel Satgas Karhutla Satbrimob Polda Kalteng juga terus melakukan pembasahan pada area yang masih berpotensi menyala kembali. Langkah ini penting untuk mencegah api muncul kembali, terutama pada lahan yang masih menyimpan panas di bawah permukaan.


Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan mengatakan peninjauan tersebut difokuskan pada pengecekan kondisi terkini area terdampak, perkembangan penanganan karhutla, serta kesiapan personel dalam mengendalikan titik api.


Sementara itu, Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan pemantauan secara berkelanjutan, termasuk setelah api berhasil dipadamkan.


“Upaya penanganan karhutla tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Lahan yang masih berpotensi menyala harus terus dipantau dan dilakukan pembasahan agar api tidak kembali muncul. Kami berkomitmen untuk terus hadir dan bekerja bersama seluruh pihak demi melindungi masyarakat serta menjaga lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Dieno.


Melalui asistensi dan supervisi tersebut, Astamaops Kapolri memastikan upaya penanganan karhutla di wilayah Kalteng terus diperkuat melalui pemantauan berbasis teknologi, kesiapan sarana pendukung, serta respons cepat personel di lapangan.


Polda Kalteng juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.


Ykb

Iklan

iklan