Tulungagung, kompasone.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung memastikan bakal menindaklanjuti secara konkret 50 poin aspirasi rakyat yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Tulungagung dalam aksi damai “Parlemen Jalanan”, Kamis (10/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan usai Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menandatangani langsung dokumen tuntutan di hadapan massa aksi yang memadati area depan gedung dewan sejak pukul 08.00 WIB.
Ketua Aksi, Gus Hanin Diyaudin, menegaskan bahwa penandatanganan berkas tersebut menjadi tolok ukur komitmen lembaga legislatif dalam mengawal isu-isu krusial yang selama ini dinilai lamban direspons oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung.
Dari total 50 aspirasi yang disampaikan, beberapa isu utama yang menjadi sorotan krusial meliputi penyelesaian sengketa Kanjengan serta penataan kebijakan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di bawah kewenangan Satpol PP,” tegas Gus Hanin yang juga menjabat sebagai Plt DPD PWI LS Kabupaten Tulungagung di sela-sela aksi.
Mekanisme Pengawasan dan Langkah Konkret DPRD
Menanggapi tuntutan tersebut, pihak DPRD Tulungagung berjanji akan mengawal puluhan aspirasi masyarakat melalui mekanisme kedewanan yang transparan dan memihak rakyat.
Langkah awal yang akan dilakukan lembaga legislatif adalah memilah seluruh berkas 50 aspirasi untuk didistribusikan ke masing-masing komisi yang membidangi. Selanjutnya, DPRD bakal menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil dinas serta instansi terkait, termasuk Satpol PP guna membahas penataan PKL dan bagian hukum Pemkab terkait penyelesaian sengketa Kanjengan.
Dari hasil RDP tersebut, DPRD Tulungagung akan menerbitkan surat rekomendasi resmi kedewanan yang ditujukan kepada Plt Bupati Tulungagung agar jajaran eksekutif segera mengeksekusi solusi atas persoalan publik tersebut. Selain itu, fungsi pengawasan akan diperketat guna memastikan Pemkab Tulungagung benar-benar menjalankan rekomendasi yang telah disepakati.
Aksi unjuk rasa yang dikawal ketat namun humanis oleh puluhan personel TNI dan jajaran Polres Tulungagung ini berlangsung kondusif dan berakhir dengan tertib usai penyerahan serta penandatanganan dokumen aspirasi.
(Brh)
