TAPUT, kompasone.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat menyalurkan 5.381 ekor unggas kepada 39 kelompok penerima didaerah itu.
Agar tidak terpecah menjadi bantuan dalam jumlah kecil, pihak Dinas Ketapang mengarahkan ternak tersebut dipelihara secara terpusat dan dikelola bersama oleh masing-masing kelompok.
Bantuan yang bersumber dari APBD Taput 2026 itu terdiri atas 2.604 ekor ayam buras untuk 19 kelompok dan 2.777 ekor itik petelur bagi 20 kelompok.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taput Sondang E.Y. Pasaribu melalui Kepala Bidang Peternakan Doglas Butarbutar mengatakan pola tersebut dipilih agar populasi ternak dalam setiap kelompok cukup untuk dikembangkan sebagai usaha bersama.
“Kalau dibagi kepada masing-masing anggota, jumlah ternak yang diterima menjadi sedikit. Karena itu, lebih baik dipusatkan di satu titik dalam kelompok sehingga pemeliharaan lebih terkontrol dan manfaatnya bisa lebih besar serta indikator keberhasilan program dapat diukur,” kata Douglas, menjawab kompasone Rabu (23/9).
Menurut dia, pengelolaan secara terpusat juga memudahkan kelompok mengatur pemberian pakan, menjaga kesehatan ternak, serta memantau pertumbuhan dan perkembangan populasi.
Dengan pengelolaan bersama, bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pembagian ternak, tetapi berkembang menjadi usaha produktif yang memberikan hasil bagi kelompok.
Doglas juga menjelaskan kalau unggas yang disalurkan itu sebekumnya telah menjalani vaksinasi untuk memastikan kondisi kesehatan ternak saat diterima kelompok.
"Untuk ayam buras bobot ternak yang diberikan bervariasi, mulai sekitar 900 gram hingga 1,2 kilogram per ekor," terangnya.
Doglas juga mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Taput memperkuat sektor peternakan sekaligus mendorong masyarakat mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Tulus Hutabarat dan Mak Sri Purba, di antara penerima, mengaku senang dan menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Taput.
"Terima kasih kepada Pemkab Taput. Bantuan ini sangat membantu kami. Kami akan merawat ternak ini dengan baik supaya berkembang dan bisa menjadi tambahan penghasilan bagi kelompok,” kata Tulus.
Mereka berharap ternak yang diperoleh dapat dipelihara dengan baik, berkembang, dan memberikan tambahan pendapatan bagi anggota kelompok.
"Kami senang dan berterima kasih. Mudah-mudahan ternak ini bisa berkembang, sehingga ke depan hasilnya dapat dirasakan bersama oleh anggota kelompok,” ujarnya.
(Bernat L Gaol)
