Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pangdam IV/Diponegoro Tutup Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 di Yogyakarta

Sabtu, September 19, 2026, 17:31 WIB Last Updated 2026-09-19T10:32:43Z

 


Yogyakarta, Kompasone.com — Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI Tahun 2026 resmi berakhir di Venue Panjat Tebing Stadion Mandala Krida, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026). Digelar Korem 072/Pamungkas dengan mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, kejuaraan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan atlet muda panjat tebing dari berbagai daerah di Indonesia.


Penutupan turnamen dipimpin langsung Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., yang membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.


Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh atlet, prajurit TNI, anggota Polri, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kejuaraan dapat berlangsung dengan baik.


“Tak ada jalan lunak dalam meraih prestasi, dan tak ada jalan mudah meraih harapan,” demikian pesan Panglima TNI yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro.


Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa prestasi lahir dari proses, kerja keras, disiplin, dan ketekunan. Bagi atlet yang belum berhasil meraih podium, Panglima TNI berpesan agar hasil pertandingan dijadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas latihan.


Lebih dari sekadar kompetisi, Open Tournament Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 juga menjadi ruang untuk memperkuat pembinaan olahraga panjat tebing sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Kehadiran atlet, pelatih, keluarga, komunitas olahraga, dan masyarakat turut menghadirkan suasana kompetisi yang semarak di Stadion Mandala Krida.


Usai upacara penutupan, Pangdam IV/Diponegoro bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro menyerahkan Piala Panglima TNI dan dana pembinaan kepada para peraih podium juara pertama, kedua, dan ketiga kategori U-13 dan U-15 putra maupun putri.


Pangdam IV/Diponegoro beserta jajaran kemudian menyempatkan diri menyaksikan babak kualifikasi kategori U-17. Momen tersebut sekaligus menunjukkan perhatian terhadap proses pembinaan atlet usia muda yang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi panjat tebing nasional.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, para pejabat utama Kodam IV/Diponegoro, para Kasi Korem 072/Pamungkas, para Dandim, Dan/Ka Satdisjan Korem 072/Pamungkas, perwakilan BPO Dikpora DIY, Pengurus FPTI DIY, Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro, Ketua Persit KCK Koorcabrem 072 PD IV/Diponegoro beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya.


Berakhirnya kejuaraan ini tidak sekadar menandai selesainya rangkaian pertandingan, tetapi juga meninggalkan semangat bagi lahirnya atlet-atlet muda yang terus berlatih dan berprestasi. Dari dinding panjat Stadion Mandala Krida, semangat kompetisi dan sportivitas diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari perjalanan olahraga panjat tebing Indonesia menuju prestasi yang lebih tinggi.


( Mbah Pri )

Iklan

iklan