Nagan Raya-Aceh, kompasone.com- Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Darul Makmur di Kabupaten Nagan Raya yang dikelola oleh yayasan Al-Fatih, tidak hanya mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Ketua yayasan Al-Fatih Andi Hamzah,Kamis(10/09),mengatakan keberadaan dapur MBG tersebut telah membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Sebanyak 96 tenaga kerja lokal kini terlibat dalam berbagai kegiatan operasional SPPG.
“Alhamdulillah, dengan adanya SPPG Darul Makmur ini kita bisa menyerap 82 tenaga kerja lokal untuk dapur MBG desa krueng Seumayam dan desa Suka Ramai,Ini tentu menjadi salah satu dampak positif yang dirasakan masyarakat, karena mereka mendapatkan pekerjaan sekaligus ikut terlibat dalam menyukseskan program MBG,” ujar Andi.
Menurutnya, manfaat keberadaan SPPG tidak hanya dirasakan oleh tenaga kerja yang terlibat dalam operasional dapur, tetapi juga mulai dirasakan oleh pelaku UMKM dan petani lokal.
Kebutuhan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG menjadi peluang bagi masyarakat sekitar untuk terlibat dalam rantai pasok, termasuk penyediaan bahan pangan dari petani dan pelaku usaha.
“Bukan hanya tenaga kerja yang kita libatkan. Kita juga berharap UMKM dan petani lokal bisa ikut mendapatkan manfaat dari keberadaan SPPG ini, karena kebutuhan bahan baku untuk operasional dapur juga dapat menggerakkan usaha masyarakat,dengan berbelanja dipasar trasional Alue Bilie,” katanya.
Andi menilai keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai kegiatan SPPG dapat menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas di tingkat daerah.
“Harapan kita tentunya program ini memberikan manfaat yang lebih luas. Jadi bukan hanya anak-anak yang menerima makanan bergizi, tetapi masyarakat di sekitar SPPG juga bisa merasakan dampak ekonominya,” ujar Andi Hamzah didampingi Agus Rizal selaku penanggung jawab kegiatan.
Ia berharap sinergi antara SPPG dengan masyarakat, UMKM dan petani lokal dapat terus dikembangkan sehingga pelaksanaan program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Nagan Raya sebagaimana harapan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto.
(T.Ridwan,SH)
