Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Guru Besar UGM Perkuat SNI 9445:2026 G2R Tetrapreneur untuk Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi

Sabtu, September 12, 2026, 15:22 WIB Last Updated 2026-09-12T08:25:18Z

 


Yogyakarta, kompasone.com– Sejumlah Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) menegaskan dukungannya terhadap implementasi SNI 9445:2026 G2R Tetrapreneur sebagai pendorong pembangunan ekonomi di kawasan transmigrasi yang berlandaskan asas gotong royong. Dukungan ini disuarakan secara luas dalam acara Working Group Discussion (WGD) Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ketransmigrasian yang digelar belum lama ini. 


Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Kementerian Transmigrasi dan Fakultas Geografi UGM yang diselenggarakan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.  


Diskusi tersebut dibuka oleh Inisiator Transmigrasi Transpolitan, Prof. Dr. Suratman, M.Sc, dan dipandu secara langsung oleh Founder sekaligus tenaga ahli G2R Tetrapreneur, Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D.. Dalam sesi pemaparannya, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Prof. Gunawan Sumodiningrat, menyatakan dukungannya karena SNI G2R Tetrapreneur sangat selaras dengan nilai-nilai luhur Ekonomi Pancasila.   


Di sisi lain, Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof. Dr. Muhammad Baiquni, M.A., mengingatkan bahwa pembangunan transmigrasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai perpindahan penduduk, melainkan proses perpindahan spasial yang diikuti oleh transformasi sosial dan penghidupan.   


Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., pada kesempatan ini turut memandang pendekatan ini relevan untuk membangun usaha berbasis klaster, terutama dengan mengoptimalkan peran teknologi pertanian yang menghubungkan hulu hingga hilir. 


Sementara itu, Guru Besar Manajemen FEB UGM, Prof. Dr. R. Agus Sartono, MBA., menggarisbawahi urgensi Transmigrasi 4.0 agar masyarakat transmigran tidak perlu memulai pembangunan ekonomi dari titik nol.  


Pada akhir diskusi, Rika Fatimah kembali menekankan bahwa SNI G2R Tetrapreneur merupakan langkah nyata untuk menerjemahkan budaya gotong royong ke dalam praktik kewirausahaan yang lebih terstruktur.


Bhenu

Iklan

iklan