Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Aceh di Deteksi Ada 23 Titik Panas Hingga Hujan Lebat, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

Minggu, September 13, 2026, 17:32 WIB Last Updated 2026-09-13T10:33:23Z

 


Aceh, kompasone.com - Cuaca Aceh perlu menjadi perhatian dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mendeteksi 23 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah wilayah Aceh.


Di sisi lain, sebagian besar wilayah Aceh justru berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang sewaktu-waktu dapat disertai angin kencang.


Prakirawan BMKG Sultan Iskandar Muda, Dedi, menjelaskan kondisi ini dipengaruhi aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin, ditambah adanya belokan angin (shearline) dan daerah konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.


Suhu muka laut yang relatif hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan perairan timur Aceh juga membuat penguapan meningkat. Akibatnya, kandungan uap air di atmosfer menjadi lebih tinggi dan mendukung terbentuknya awan-awan hujan.


 Jumat, 11 September 2026, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Aceh, termasuk Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya, Sabang, Simeulue, Subulussalam hingga Nagan Raya.


BMKG mengingatkan hujan deras dapat turun secara tiba-tiba, terutama sore hingga malam hari. Masyarakat diminta berhati-hati saat berkendara dan beraktivitas di luar rumah serta mewaspadai potensi banjir, longsor, dan pohon tumbang.


 Bukan hanya hujan yang perlu diwaspadai. Angin diperkirakan bertiup dari Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan sekitar 6–27 knot. Gelombang laut juga berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan, termasuk Aceh Besar–Meulaboh, Aceh Barat Daya–Simeulue, Aceh Singkil–Pulo Banyak, dan perairan selatan Simeulue.


Sementara itu, 23 titik panas terpantau di Aceh. Hotspot tersebut tersebar di Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Lhokseumawe, Nagan Raya, dan Pidie.


Aceh Selatan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 6 titik, disusul Aceh Jaya dan Aceh Timur masing-masing 4 titik, serta Aceh Barat 3 titik.


BMKG menegaskan, keberadaan hotspot tidak otomatis berarti terjadi kebakaran, namun dapat menjadi indikasi awal yang perlu diwaspadai karena berpotensi berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


 Hujan deras di satu sisi, hotspot di sisi lain. Kondisi cuaca Aceh kali ini memang perlu perhatian ekstra.


Masyarakat diminta tetap waspada, terutama ketika hujan turun tiba-tiba, saat melakukan perjalanan melalui daerah rawan longsor, maupun ketika beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan.


Rizco Ns

Iklan

iklan