TAPUT, kompasone.com - Sebanyak 15 dari 17 kegiatan pembangunan infrastruktur pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) kini telah rampung 100 persen dan telah dimanfaatkan masyarakat.
15 Paket yang terdiri atas dyk penahan tanah dan jaringan irigasi tersebut tersebar di empat kecamatan terdampak bencana, yakni Siatasbarita, Adiankoting, Pahae Julu dan Pahae Jae.
“Dari 17 kegiatan, sebanyak 15 kegiatan sudah selesai 100 persen dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Dua kegiatan lainnya saat ini dalam tahap penyelesaian akhir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tohom Silaban dalam laporannya kepada Bupati JTP, Senin (15/9)
Dia juga mengatakan, dua pekerjaan yang masih tersisa ditargetkan segera rampung sehingga seluruh kegiatan pemulihan infrastruktur dapat diselesaikan.
"Penyelesaian dua kegiatan yang tersisa akan terus kami pantau agar seluruh program pemulihan dapat segera dimanfaatkan secara optimal,"tandasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Taput menegaskan agar penyelesaian infrastruktur pascabencana dikawal hingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemulihan ini tidak hanya menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi harus memastikan infrastruktur tersebut dapat kembali mendukung aktivitas masyarakat, pertanian dan perekonomian,” tegasnya.
Dia juga berharap pembangunan yang sudah selesai dikerjakan harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik.
(Bernat L Gaol)
