Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Polda DIY Apresiasi Penyampaian Aspirasi yang Tertib, Imbau Orang Tua Bersama-Sama Jaga Keselamatan dan Masa Depan Anak Sekolah

Jumat, Agustus 28, 2026, 20:30 WIB Last Updated 2026-08-28T13:30:17Z


YOGYAKARTA, Kompasone.com — Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, dan pemuda di Yogyakarta. Hingga saat ini, iklim penyampaian aspirasi di wilayah hukum Polda DIY terus berjalan dengan sangat dewasa, tertib, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya luhur Yogyakarta.


Kabid Humas Polda DIY menyatakan bahwa situasi kondusif ini merupakan buah dari kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Jogja tetap membuktikan diri sebagai ruang demokrasi yang sehat sekaligus aman bagi semua pihak.


Namun demikian, menyikapi dinamika sosial dan tren penyebaran informasi di media sosial, Polda DIY memandang perlu adanya langkah antisipasi dini (pre-emptive) untuk melindungi generasi muda, khususnya anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah (SMP, SMA, dan SMK).


“Kami melihat adanya fenomena di dunia digital, di mana akun-akun tertentu mencoba menggerakkan dan memprovokasi anak-anak usia sekolah untuk ikut serta dalam aksi turun ke jalan. Anak-anak remaja memiliki semangat solidaritas yang tinggi, namun psikologis mereka masih labil dan rentan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Kabid Humas Polda DIY.


Demi menjaga keselamatan fisik, kenyamanan belajar, serta masa depan anak, Polda DIY mengimbau para orang tua, wali murid, dan pihak sekolah untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya agar tidak berada di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi mengalami kericuhan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga keselamatan dan masa depan anak.


"Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, para orang tua diharapkan dapat membimbing dan mengedukasi anak-anaknya agar memahami resiko serta mengutamakan kepentingan masa depan dan keselamatan mereka," ujar Kombes Ihsan dalam keterangannya di Mapolda DIY (28/8/2026).


Menurut Kombes Pol Ihsan, SIK, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi dan dihormati. Namun, anak-anak perlu mendapatkan pendampingan dan pemahaman yang cukup agar tidak terlibat dalam situasi yang membahayakan keselamatan mereka.


"Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membayakan diri sendiri, Karena itu, peran orang tua untuk memberikan edukasi, arahan dan pengawasan sangat penting," jelasnya.


Ia juga mengajak orang tua untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak serta memahami aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah.


"Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya, memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan," tuturnya.


Polda DIY menegaskan berkomitmen penuh untuk terus mengawal dan melayani setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dengan pendekatan yang humanis dan persuasif.


"Mari bersama-sama kita rawat Jogja agar tetap aman, nyaman, dan menjadi tempat yang ramah bagi pendidikan anak-anak kita. Masa depan mereka adalah prioritas dan tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.


( Mbah Pri )

Iklan

iklan