Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pemkab Yahukimo Datangkan BBM Subsidi Terbatas di Tengah Kelangkaan, Bupati Imbau Masyarakat Tertib

Senin, Agustus 24, 2026, 15:29 WIB Last Updated 2026-08-24T08:29:32Z

 


Dekai-Yahukimo, kompasone.com — Pemerintah Kabupaten Yahukimo mengambil langkah cepat menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Dekai dengan mendatangkan pasokan Pertalite dan Solar bersubsidi secara terbatas untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketertiban di tengah kondisi cuaca ekstrem.


Peluncuran distribusi BBM tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat. Pasokan yang tersedia meliputi sekitar 55 ton Solar dan 5 ton Pertalite yang didatangkan melalui jalur alternatif untuk mengantisipasi terhambatnya distribusi melalui jalur sungai.


Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H., M.H., mengatakan kondisi kekeringan yang berlangsung cukup lama telah memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama karena debit sungai mengalami penurunan hingga berada pada level yang sangat rendah.


“Yahukimo, Papua pada umumnya, bahkan Indonesia sedang menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Di Yahukimo sendiri hujan hampir tidak turun selama beberapa bulan. Ini merupakan kondisi alam yang harus kita hadapi bersama,” ujar Bupati Didimus Yahuli.


Menurutnya, rendahnya debit sungai menyebabkan distribusi barang dari luar daerah, termasuk bahan makanan, minuman dan BBM, mengalami hambatan. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Yahukimo mengambil langkah alternatif melalui koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.


Pemerintah daerah, kata Bupati, telah berkoordinasi untuk mendatangkan BBM melalui jalur udara menggunakan pesawat Hercules, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina dan pemerintah terkait.


Langkah tersebut dilakukan agar kelangkaan BBM tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, terutama terhadap kenaikan harga dan keresahan masyarakat.


“Pemerintah mengambil langkah-langkah agar keadaan ini dapat kita atasi bersama. Kita harus tenang, mengendalikan diri dan hidup bijaksana. Jangan sampai situasi seperti ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya.


Bupati Larang Penimbunan dan Penggunaan Jeriken


Dalam pendistribusian BBM terbatas tersebut, Bupati Yahukimo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi praktik penimbunan maupun pembelian BBM secara berulang untuk kepentingan pribadi.


Masyarakat diminta mengikuti mekanisme antrean dan pembatasan pengisian agar seluruh warga memperoleh bagian secara adil.


“Jangan membawa jeriken. Itu dilarang keras. Jangan ada yang menimbun BBM. Kalau hari ini dibatasi, besok akan ada bagian untuk masyarakat lainnya. Kita semua harus mengikuti aturan dan antre dengan baik,” kata Didimus.


Ia juga meminta kendaraan roda empat mengisi BBM sesuai batas yang telah ditentukan, sementara kendaraan roda dua disesuaikan dengan kapasitas tangki kendaraan.


Pemerintah bersama aparat keamanan akan melakukan pengawasan di sejumlah titik untuk mencegah terjadinya penimbunan dan pembelian BBM secara berulang.


Bupati juga mengingatkan adanya potensi oknum yang membeli BBM kemudian kembali mengantre untuk mendapatkan pasokan tambahan. Praktik tersebut, menurutnya, harus dicegah agar distribusi BBM benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.


Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi


Selain persoalan BBM, Bupati Didimus Yahuli mengajak seluruh masyarakat Yahukimo menjaga ketenangan dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memprovokasi atau memperkeruh situasi.


Ia menekankan bahwa kondisi yang terjadi merupakan dampak dari faktor alam sehingga seluruh masyarakat perlu menghadapinya dengan kepala dingin dan mengutamakan kepentingan bersama.


“Jangan membangun narasi yang miring-miring atau memprovokasi dalam keadaan seperti ini. Kita harus berpikir positif dan melihat masa depan yang lebih baik. Kita jaga diri kita, keluarga, suku, jemaat dan seluruh masyarakat Yahukimo,” pesannya.


Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat kondisi cuaca panas dan kering. Warga diminta tidak sembarangan membakar hutan maupun sampah dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.


Pemerintah Pastikan Distribusi Berjalan


Pemerintah Kabupaten Yahukimo memastikan upaya mendatangkan BBM melalui jalur alternatif akan terus dilakukan selama kondisi distribusi normal melalui jalur sungai belum memungkinkan.


Bupati menyampaikan apresiasi kepada pihak Pertamina dan seluruh pihak yang telah membantu pemerintah daerah dalam mengatasi keterbatasan pasokan BBM di Dekai.


Ia berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama menjaga ketertiban selama proses distribusi berlangsung.


“Kita sama-sama menjaga Kabupaten Yahukimo dan Kota Dekai ini dengan baik. Ikuti aturan, antre dengan tertib. Semua pasti mendapatkan bagian. Kalau hari ini dibatasi, besok akan ada bagian untuk yang lainnya,” ujar Bupati.


Pemerintah Kabupaten Yahukimo bersama aparat TNI, Polri, Satpol PP dan seluruh unsur terkait akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib, mencegah penimbunan serta menjaga keamanan dan ketenangan masyarakat.


Pemerintah Kabupaten Yahukimo mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, tidak menimbun BBM, serta bersama-sama menjaga ketertiban dan kedamaian Kota Dekai di tengah kondisi cuaca ekstrem.


Vekson Aliknoe 

Iklan

iklan