Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kepala Satker PJN Wilayah I Provinsi Bengkulu Menolak Konfirmasi Wartwan , terkait Proyek Reservasi Jalan Nasional Senilai 94,9 Miliyar

Selasa, Agustus 18, 2026, 17:52 WIB Last Updated 2026-08-18T10:52:34Z



Bengkulu Utara, Kompasone.com - Proyek preservasi peningkatan pembangunan jalan lintas Lais - Kerkap Kementrian Pekerjaan umum Direktorat Jendral Bina Marga satuan kerja pelaksana jalan nasional wilayah I Provinsi Bengkulu yang di kerjakan PT.Galih Medan Persada (GMP) sebagai kontraktor pelaksana jadi sorotan, ini didasari adanya kejanggalan pada Papan nama proyek yang tidak menjelaskan volume pekerjaan dan Penanggung Jawab perencanaannya hanya tertera nilai pekerjaan 94,9 Miliyar lebih , hal ini menuai pertanyaan publik kenapa kog ada yang ditutupi?  


Pelaksana lapangan proyek preservasi peningkatan jalan negara Lais - Kerkap Prayitno kepada media ini menjelaskan bahwa pekerjaan proyek preservasi pelaksana peningkatan jalan nasional ini memang di laksanakan secara bertahap dan anggarannya pun bertahap, pekerjaan ini kami laksanakan tidak merata akan tetapi sesuai titik lokasi pekerjaan atau spot yang telah di ajukan sebelumnya oleh perencana proyek dalam hal ini Konsultan perencana dan dari kementrian pekerjaan umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Bengkulu yang bertanggung jawab atas preservasi, pembangunan, dan pemeliharaan jalan serta jembatan nasional jelas Prayitno


"Kami. hanya pelaksana lapangan saja pak , kami mengerjakan pekerjaan ini semua dengan perencanaan, dan pekerjaan ini satu paket termasuk pembuatan drainase " ungkap Prayitno


Keluhan juga muncul dari salah seorang warga sekitar lokasi proyek yang namanya enggan di ekspos media ini, menuturkan sebagai masyarakat pihaknya meminta agar Dinas pekerjaan umum dalam ini balai pelaksanaan jalan nasional {BPJN) Provinsi Bengkulu melalui satker PJN Wilayah I Provinsi Bengkulu sebagai penanggung jawab pekerjaan agar memperketat pengawasannya 


" Kami sebagai masyarakat meminta kepada pihak pihak terkait agar memperketat pengawasan pekerjaan proyek yang menggunakan anggaran dari pajak rakyat ini pak, harapan kami agar pengawasan lebih di perketat jangan sampai di buat asal jadi, tegas nya 


Tanggapan berbeda di sampaikan Kordinator Gabungan Ormas LSM Bengkulu Bersatu (Golbe) Hasnul Efendi kepada Kompasone.com 18/08/2026 , seyogyanya setiap aktifitas pekerjaan yang menggunakan anggaran negara wajib hukumnya menampilkan papan nama yang jelas dan gamblang dimana papan nama proyek tersebut memuat informasi yang lengkap tentang proyek yang sedang di kerjakan.


" Ya, setiap proyek negara yang dibiayai oleh APBN atau APBD wajib memasang papan nama proyek yang mencantumkan informasi lengkap secara transparan. Aturan ini mengacu pada UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Peraturan Presiden mengenai pengadaan barang dan jasa pemerintah," yngkap Hasnul Efendi 


Senada dengan Golbe Ketua Forum Komunikasi LSM dan Pers Provinsi Bengkulu Agus Suparmin alias. Agus Kisud juga berkomentar proyek negara yang dengan sengaja menyembunyikan informasi tetang penjelasan kegiatan proyek negara patut di duga ada indikasi permainan, dan tidak menutup kemungkinan berpotensi adanya tindak pidana korupsi disana.


Ditambahkan Agus Kisud pihaknya mendesak ke Aparat Penegak Hukum dalam hal ini kajati Bengkulu yang baru untuk segera turun tangan lakukan investigasi dan audit.

"Bila ada kesalahan yang di sengaja sebaik nya stop dulu pekerjaannya," tutup Agus Kisud.


Terpisah pimpinan kontraktor pelaksana PT Galih Medan Perkasa Syafrudin,ST alias Uncu saat di temui di kantornya tidak banyak berkomentar hanya menyampaikan sedikit keluhan situasi sedang sulit karyawan belum di gaji ungkapnya 


Sementara itu Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Bengkulu Ir.Tendi Hardianto,S.T.,M.T. terkesan menghindar dan enggan menjawab konfirmasi wartwan.


Penelusuran Kompasone.com dilapangan memang tidak ditemukan keterangan volume pekerjaan pada papan informasi nama proyek yang terpasang, hingga berita ini di tayangkan pejabat yang bersangkutan bungkam enggan berkomentar.


Pewarta : Susyanto,S.Kom

Iklan

iklan