Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Neny Usulkan Beasiswa Kebidanan Dipelosok

Rabu, Agustus 12, 2026, 21:01 WIB Last Updated 2026-08-12T14:01:31Z

 


TAPUT, kompasone.com - Ketua TP PKK Tapanuli Utara, Neny Angelina JTP Hutabarat, mengusulkan pemberian beasiswa pendidikan kebidanan bagi putra-putri daerah terpencil.


Gagasan itu disampaikan saat menghadiri peringatan HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sekaligus Seminar Sehari di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Rabu (12/8).


Neny menilai keterjangkauan pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan, terutama di wilayah pelosok. Salah satu solusi yang dapat dilakukan ialah menyiapkan tenaga kesehatan dari daerah setempat.


Menurutnya, putra-putri lokal yang mendapat pendidikan kebidanan diharapkan kembali ke daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan.


Dengan begitu katanya, kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah terpencil dapat dipenuhi oleh sumber daya manusia yang memahami kondisi masyarakat setempat.


"Kita perlu memikirkan bagaimana anak-anak dari daerah terpencil bisa mendapatkan kesempatan pendidikan kebidanan. Setelah selesai, mereka diharapkan kembali mengabdi di daerahnya sehingga pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat," ujar Neny.


Sementara itu, Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar menyebut bidan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.


Bidan memiliki peran penting dalam mendukung sejumlah program prioritas, termasuk percepatan penurunan stunting, penekanan angka kematian ibu dan bayi, serta perluasan pelayanan keluarga berencana.


"Bidan tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi hadir mendampingi perempuan dalam setiap tahapan kehidupannya. Kolaborasi menjadi kunci agar pelayanan kebidanan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat," kata Bupati.


Ketua IBI Cabang Taput, Marni Siregar, menegaskan kesiapan para bidan mendukung program pemerintah, termasuk pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam upaya mempersiapkan Generasi Emas 2045. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan