Jakarta, kompasone.com - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat temui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Jakarta Senin (10/8).
Dalam agenda tersebut, JTP didampingi Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan serta Ketua Umum Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia, R.E. Nainggolan, bersama jajaran pengurus pusat mengajukan proposal rehabilitasi 25 sekolah yang rusak pascabencana Novemer 2025 lalu.
Di hadapan Mendikdasmen, JTP menyampaikan bahwa Pemkab Taput telah menuntaskan rehabilitasi 27 sekolah yang terdampak bencana alam.
Selain itu, satu sekolah di Desa Sibalanga telah direlokasi ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah mitigasi untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari ancaman bencana.
Untuk melanjutkan pemulihan sarana pendidikan, JTP menyerahkan proposal rehabilitasi bagi 25 sekolah yang masih memerlukan penanganan.
"Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan agar kebutuhan sarana belajar di Taput dapat terpenuhi. Dengan demikian, peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan aman, nyaman, dan berkualitas," kata JTP.
Pada kesempatan yang sama, JTP juga mengundang Abdul Mu'ti untuk membuka Rapat Kerja Nasional V MPK di Indonesia yang akan digelar di Tarutung.
Dia berharap Mendikdasmen berkenan meninjau langsung sekolah-sekolah yang telah selesai direhabilitasi sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Menurut JTP, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar percepatan perbaikan fasilitas pendidikan dapat terus berlanjut, sehingga seluruh anak di Taput memperoleh akses belajar yang layak.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyambut baik berbagai langkah yang telah dilakukan Pemkab Taput dalam memulihkan sektor pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang aman bagi peserta didik.
(Bernat L Gaol)
