Gresik, kompasone.com— Komitmen pemerintah bersama TNI dan Polri dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui Launching 2.500 Jembatan Garuda/Presisi dan 3.000 titik air bersih secara terpusat dan daring oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Hor) (Purn) H. Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Untuk wilayah Kabupaten Gresik, kegiatan launching secara terpusat dan daring tersebut dilaksanakan di Dusun Slempit RT 002 RW 001, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian peresmian nasional sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan hasil nyata pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari, Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani, S.E., M.MB., Sekda Kabupaten Gresik Ir. Ahmad Wasil Miftahul Rahman, M.T., Danramil 0817/03 Kedamean Kapten Inf Mashudi, Danramil 0817/09 Balongpanggang Letda Inf Darwis, para Perwira Staf Kodim 0817/Gresik, Kapolsek Kedamean AKP Sulistio Bimantoro, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Camat Kedamean Irwanto, S.T., M.T., Kepala Desa Slempit Sutikno, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW serta masyarakat Desa Slempit.
Rangkaian launching dimulai secara daring dan terhubung dengan kegiatan terpusat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan paparan mengenai capaian pembangunan Jembatan Garuda dan titik air bersih yang dilaksanakan TNI AD sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Selanjutnya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan paparan terkait pembangunan Jembatan Presisi yang dilaksanakan jajaran Polri.
Kegiatan juga diisi dengan penayangan video capaian pembangunan TNI-Polri dalam mendukung berbagai program pemerintah. Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat yang telah bersinergi serta bergotong royong dalam mewujudkan pembangunan tersebut.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, membuka konektivitas antardaerah serta mendorong roda perekonomian masyarakat.
Hal tersebut juga tercermin dari pembangunan Jembatan Garuda dan titik air bersih yang telah dilaksanakan di wilayah teritorial Kabupaten Gresik. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal akses penghubung dan pemenuhan kebutuhan dasar air bersih.
Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menyampaikan bahwa pelaksanaan launching di Desa Slempit menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa pembangunan yang dilakukan TNI bersama pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata.
“Jembatan Garuda dan titik air bersih yang telah dibangun di wilayah Kabupaten Gresik merupakan karya nyata TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Jembatan bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang, baik pendidikan, perekonomian maupun aktivitas sosial,” ujar Dandim.
Menurutnya, keberadaan titik air bersih juga memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat karena air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dengan tersedianya fasilitas air bersih, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan layak untuk mendukung kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas lainnya.
Dandim juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan seluruh w Bu huarga yang telah ikut menjaga serta mendukung pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan sebuah pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat hasil pembangunan tersebut.
“Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Garuda serta fasilitas air bersih yang telah dibangun. Ini adalah fasilitas untuk kepentingan bersama. Mari kita rawat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, termasuk oleh generasi yang akan datang,” tegasnya.
Kegiatan launching kemudian dilanjutkan dengan dialog Presiden Prabowo Subianto bersama perwakilan masyarakat dari berbagai daerah secara daring. Setelah itu dilaksanakan foto bersama dan seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Launching 2.500 Jembatan Garuda/Presisi dan 3.000 titik air bersih menjadi momentum yang tidak sekadar menandai peresmian sebuah infrastruktur. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat serta bukti nyata semangat gotong royong dalam membangun Indonesia.
Bagi masyarakat Kabupaten Gresik, Jembatan Garuda dan fasilitas air bersih menjadi harapan baru untuk membuka akses, memperlancar aktivitas, meningkatkan kualitas kehidupan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dari jembatan yang menghubungkan langkah hingga air bersih yang menghidupkan harapan, pembangunan terus bergerak untuk kesejahteraan rakyat.
(Brh)

