TAPUT, kompasone.com – Rasa cemas menyelimuti warga Desa Pancurbatu, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, setelah ditemukan jejak telapak kaki yang diduga milik harimau di kawasan perladangan yang berbatasan dengan hutan, Rabu (22/7).
Temuan tersebut membuat sebagian warga memilih menunda aktivitas berkebun karena khawatir bertemu langsung dengan satwa liar itu.
Laporan warga segera direspons tim gabungan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Adian Koting. Sekitar pukul 15.00 WIB, aparat bersama pemerintah setempat turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan menyisir area tempat jejak ditemukan.
Petugas memeriksa bekas telapak kaki yang diduga harimau sekaligus menelusuri kawasan sekitar guna memastikan kondisi di lapangan.
Sejumlah warga turut dimintai keterangan terkait waktu penemuan jejak dan aktivitas terakhir di lokasi tersebut.
Di sela-sela kegiatan, petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun, terutama yang berada di sekitar kawasan hutan.
Warga juga diminta tidak pergi seorang diri, menghindari bekerja hingga menjelang malam, serta segera meninggalkan lokasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak sendiri apabila kembali menemukan jejak atau melihat harimau dan segera melapor kepada pemerintah desa maupun aparat terkait agar penanganan dapat dilakukan.
Hingga Rabu sore, pemantauan di sekitar lokasi masih terus dilakukan.
(Bernat L Gaol)
