Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Jalan di Kampung Tembeling dan Sungai Ngiri Harus Dipasangi Lampu Penerang

Kamis, Agustus 27, 2026, 10:31 WIB Last Updated 2026-08-27T03:31:29Z

Bintan, kompasone.com - Semenjak sudah begitu lama tidak terpasang lampu jalan, sekitar 20 tahun daerah Desa Tembeling, Kec.Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.


Sepertinya sama sekali daerah ini sangat kurang di perhatikan betul oleh pemerintah daerahnya, padahal Desa Tembeling ini, daerah yang mayoritas masyarakatnya bercocok tanam. Juga adanya perusahan ayam daging dan petelur(Java), berpotensi ekonomi yang bernilai.


Dalam pantauan media jurnalis kompasone.com sangat di sayangkan sekali, fasilitas jalan berlubang dan berdebu di tambah dengan lampu penerang jalan sama sekali tidak ada. Di daerah sungai ngiri, itu lebih parah lagi jalanya sangat sempit, lampu jalan sudah 20 tahun lamanya tidak ada. 

Sangat rawan sekali kecelakaan di malam hari, di tambah pula dengan kejahatan malam hari. Kampung Sungai Ngiri dan Kampung Tembeling sudah harus di aspal jalannya yang baru.


Pada waktu jurnalis kompasone.com berada di Simpang Sungai Ngiri sempat mewawancarai salah seorang warga Yanto. Ia mengatakan, desa tembeling juga sungai ngiri ini sudah sering mendapat informasi kalau lampu penerang jalan mau di pasang.


"Cuma dapat kabar aja, katanya akan mau di terangkan jalan yang belum ada penerang jalan/lampu penerang jalan. Namun di tunggu sampai saat ini, bahkan sudah ampat kali lebaran, masih begini aja," kata Yanto.


ia menambahkan juga, termasuk juga jalan di kampung tembeling ini, sama sungai ngiri,itu jalan nya memang rusak parah. Tidak seperti di kampung desa yang lain, jalanya pada bagus di aspal beton.


"Kampung tembeling dan sungai ngiri dari zamannya Bupati Manan, sampai sekarang begitu aja aspalnya. Kami warga di tembeling dan sungai ngiri, mengharapkan perhatian pemerintah daerah...

Tolong dengan secepatnya di pasang lampu penerang jalan dan jalan di aspal bisa di terealisasi. Ini adalah salah satu akses para masyarakat tembeling dan sungai ngir. untuk keselamatan dalam berkendara di siang hari mau pun di malam hari," ujar Yanto.


Dalam kesempatan itu pula, media jurnalis kompasone.com menjumpai salah seorang pegawai perkim Bintan, sebut saja Heri.

Ia mengatakan  jalan yang sudah lama tidak di aspal lagi itu biasanya di ambil alih oleh propinsi Kepri atau pusat. Kalau untuk jalan perkim Bintan itu sudah tidak ada lagi, lain kalau lampu jalan itu baru ada, dan itu lewat di tenderkan.


"Siapa yang dapat pekerjaan itu tetap perkim yang di bidangnya untuk bertanggung jawab, sampai proyek pemasangan lampu jalan siap dan nyala semuanya. Di situlah perkim mengawasinya, sampai pemeliharaan itu selesai," ujarnya mengakhiri.


(perwakilan Kepri,Handoko).

Iklan

iklan