Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Meniti Karier dari Bawah, Suhaedi Akhiri Pengabdian ASN dengan Semangat Mengabdi

Senin, Mei 25, 2026, 12:18 WIB Last Updated 2026-05-25T05:57:02Z

Pandeglang, kompasone.com — Menjelang masa purna tugas sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Pandeglang, Suhaedi Kurdiatna menegaskan semangat pengabdiannya kepada negara tidak akan berhenti meski dirinya segera pensiun sebagai aparatur sipil negara (ASN). Senin (25/05/2025).


Setelah mengabdi selama 34 tahun 3 bulan, Suhaedi mengaku masih ingin terus berkontribusi melalui berbagai program pemerintah, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


“Walaupun nanti sudah purna tugas menjadi ASN, saya tetap ingin mengabdi kepada negara melalui program pemerintah. Bagi saya, pengabdian tidak berhenti hanya karena pensiun,” ujar Suhaedi.


Perjalanan karier Suhaedi sebagai ASN dimulai pada tahun 1992. Ia mengaku meniti karier dari bawah dan melewati berbagai tahapan sebelum akhirnya dipercaya menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Pandeglang.


“Saya awal menjadi ASN tahun 1992. Saya merangkak dari bawah, bukan melalui STPDN atau IPDN,” katanya.


Karier pertamanya dimulai di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Setelah itu, ia berpindah tugas ke sejumlah instansi dan kecamatan di Kabupaten Pandeglang dengan berbagai pengalaman birokrasi yang cukup panjang.


Beberapa jabatan yang pernah diembannya di antaranya staf humas Setda Kabupaten Lebak, Kasi Pemerintahan Kecamatan Cisata, Sekretaris Kecamatan Menes, Camat Sukaresmi, hingga bertugas di Inspektorat, Distamben, dan Dinas Perhubungan.


Tak hanya itu, Suhaedi juga pernah dipercaya menjabat sebagai Camat Panimbang, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Disperindag, Kepala Kesbangpol, hingga akhirnya menjabat Sekwan DPRD Pandeglang.


“Saya berangkat dari bawah, mulai dari staf kecamatan sampai dipercaya menjadi kepala dinas dan Sekwan. Banyak pengalaman dan pelajaran yang saya lalui selama menjadi ASN,” ucapnya.


Di penghujung masa pengabdiannya, Suhaedi turut menyampaikan harapannya kepada sosok yang nantinya akan menggantikan dirinya sebagai Sekwan DPRD Pandeglang.


Menurutnya, seorang Sekwan harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, baik di lingkungan internal pemerintahan maupun dengan pihak eksternal.


“Harapan saya, pengganti nanti adalah sosok yang komunikatif. Karena di DPRD yang dihadapi ada 50 anggota dewan dengan karakter dan pandangan yang berbeda-beda,” katanya.


Ia menilai, komunikasi menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai Sekwan, termasuk menjaga hubungan baik dengan staf, jurnalis, dan para aktivis.


“Komunikasi itu yang paling penting. Seperti yang selama ini saya lakukan dengan para staf, jurnalis, dan aktivis. Semua harus dibangun dengan baik,” pungkasnya.


(Ali hamzah)

Iklan

iklan