Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Meneladani Sifat Dermawan Rasulullah | Bani Insan Peduli (BIP) Alirkan Samudra Kebaikan Lewat 200 Ekor Sapi Kurban

Kamis, Mei 28, 2026, 21:41 WIB Last Updated 2026-05-28T14:41:30Z

 


Sumenep, Kompasone.com - Layaknya embun pagi yang menyejukkan bumi yang gersang, begitulah potret kepedulian yang kembali diukir oleh yayasan Bani Insan Peduli (BIP). Di tengah riuh rendahnya kehidupan dunia, BIP hadir membasahi hati kaum dhuafa, janda tak mampu, anak yatim, dan keluarga prasejahtera dengan aliran kasih sayang yang bersumber dari mata air keteladanan Rasulullah SAW.


Dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah (Taqarrub) sekaligus membumikan akhlak mulia Nabi, BIP kembali membuktikan komitmennya sebagai pelayan umat yang tulus. Tidak tanggung-tanggung, tahun ini mereka menebar jaring-jaring berkah dengan menyembelih sebanyak 200 ekor sapi kurban.


Kepada media Kompas One, Ayub salah satu pengurus inti BIP sekaligus orang kepercayaan sang Pendiri dan Owner, Ali Zainal Abidin menyampaikan bahwa sebaran kurban tahun ini meluas hingga ke berbagai penjuru daerah di luar Pulau Madura.


"Kurban yang dikeluarkan untuk tahun ini oleh BIP yakni sebanyak 200 ekor sapi. Hewan kurban ini disebar ke berbagai daerah di kabupaten luar Madura. Selain Sumenep dan Pamekasan, di antaranya meliputi Tangerang, Cirebon, Malang, dan beberapa daerah lainnya yang tak mungkin saya sebutkan satu persatu," ujar Ayub dengan nada penuh rasa syukur.


Langkah ini laksana angin segar yang membawa aroma kebahagiaan bagi mereka yang selama ini jarang menyentuh lezatnya daging kurban. BIP mengubah momentum ibadah ini menjadi jembatan ukhuwah yang kokoh antar sesama muslim.


Keadilan dan keteraturan dalam berbagi adalah cerminan dari manajemen yang berakhlak. Khusus untuk wilayah Madura, Ayub merincikan bahwa distribusi telah diatur secara rapi agar menyentuh mereka yang benar-benar berhak menerima (Mustahik).


Alokasi Wilayah Sumenep & Pamekasan Kurang lebih 26 ekor sapi.


Sistem Distribusi Berbasis data (Database) yang akurat.


Prinsip Pembagian Melalui proses musyawarah mufakat.


"Untuk Sumenep dan Pamekasan saja kurang lebih 26 ekor. Dan semua sudah dibagi-bagikan sesuai database yang sudah dimusyawarahkan sebelumnya oleh Owner kita," imbuh Ayub menutup pembicaraan.


Apa yang dilakukan oleh Ali Zainal Abidin melalui BIP bukan sekadar ritual tahunan membagikan daging. Ini adalah manifestasi dari sabda Rasulullah SAW bahwa "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain."


Di tangan BIP, hewan kurban bermutasi menjadi simbol pelebur ego, perajut ukhuwah Islamiyah, dan pengetuk pintu langit. Dengan menyantuni anak yatim dan para janda yang kerap terlupakan, BIP sedang merawat "tanaman akhirat" mereka agar kelak memanen buah yang manis di hadapan Sang Khalik. Semoga kedermawanan ini menular menjadi virus kebaikan yang menginspirasi para hartawan lainnya di negeri ini.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan