Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Menembus Keterisolasian, JTP “Belanja Masalah” dari Rumah Warga di Pelosok

Rabu, April 15, 2026, 07:07 WIB Last Updated 2026-04-15T00:08:08Z

 


TAPUT, kompasone.com – Menembus keterisolasian wilayah dan meninggalkan kenyamanan protokoler, Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, kembali menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang membumi dengan bermalam di rumah warga saat kunjungan kerja ke pedalaman di Kecamatan Parmonangan, Selasa (14/04).


Kunjungan yang mencakup Desa Manalu Dolok, Batu Arimo, dan Purba Dolok ini bukanlah yang pertama. JTP diketahui telah berulang kali datang ke wilayah tersebut melalui pendekatan “belanja masalah”, yakni menyerap langsung persoalan masyarakat dari sumbernya tanpa sekat birokrasi.


Di wilayah yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan akses, kehadiran Bupati dengan bermalam di rumah warga menjadi simbol kuat kehadiran pemerintah.


JTP tidak hanya datang untuk mendengar, tetapi juga merasakan langsung kondisi kehidupan masyarakat pedalaman


JTP menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi melalui pengawasan distribusi dari Gudang Lini III Siborongborong, sekaligus mendorong transformasi pertanian modern.


Lebih lanjut, wilayah Parmonangan juga telah dicanangkan sebagai sentra kemenyan guna memperkuat kemandirian ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani.


Di sektor digital, program Internet Masuk Desa (IMADA) terus diperkuat dengan menghadirkan akses internet gratis di desa-desa blank spot.


Saat meninjau SD Negeri 173376 Hutabatu di Desa Purba Dolok, JTP menegaskan pentingnya pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi.


“Keterbatasan geografis bukan lagi penghalang. Anak-anak di sini harus punya akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan. Ini bagian dari langkah menuju generasi emas,” tegasnya.


Selain itu, Pemkab Taput juga menghadirkan layanan “jemput bola” berupa pengurusan dokumen kependudukan gratis di Desa Manalu Dolok serta pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana.


Ke depan, melalui alokasi anggaran tahun 2026, pemerintah daerah akan mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan strategis guna mendukung mobilitas hasil pertanian masyarakat.


Bagi JTP, pengabdian tidak cukup hanya dari balik meja. Dengan turun langsung, bermalam, dan berbaur bersama warga, ia memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok terluar.


"Kami sangat bersyukur Pak Bupati mau menginap di sini. Jadi kami bisa langsung cerita soal susahnya pupuk dan jalan rusak, serta layanan dokumen kependudukan tanpa harus ke kantor bupati,” ujar warga disana. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan