Lebak, kompasone.com- Pada setiap tahun nya pemerintah daerah khususnya pemerintah daerah kabupaten Lebak dan provinsi Banten telah mengalokasikan dana untuk biaya perawatan irigasi dari sejak biaya babad rumput, gali lumpur, perbaikan saluran irigasi dan sebagainya. Ternyata saluran air irigasi DI (Daerah Irigasi) Cilangkahan yang mengairi pesawahan masyarakat terutama yang berada di kampung Padurung dan Pasir Awi kecamatan Malingping kabupaten Lebak ternyata diduga di abaikan dan terkesan tidak di lakukan perawatan.
Menurut salah satu masyarakat yang tidak mau di sebutkan namanya saat di temui wartawan di lokasi beberapa waktu lalu mengatakan mereka sangat prihatin dengan adanya saluran irigasi di kampung kami yang diduga di abaikan dan terkesan tidak di lakukan perawatan, padahal ketika musim penghujan turun air yang seharus nya tersalurkan melalui jalur irigasi malah airnya mengalir kemana-mana, yang pada akhirnya air dengan lumpur malah mengalir ke kebun warga termasuk ke jalan desa.
"Sehingga jalan pun cepat rusak karena tergerus air hujan, " sambungnya.
Saat di hubungi melalui pesan singkat bernama Empud bagian perawatan irigasi DI Cilangkahan sampai saat ini belum ada balasan.
Ujang Jalaludin
.jpg)