Kabupaten Tangerang, kompasone.com - Di jalan Raya Harmoni, No 1 Sukamanah Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, diresahkan dengan beredarnya atau pemberitaan yang diduga tidak benar atau hoaks yang ditayangkan di akun tiktok dan link beritanya oleh dua oknum wartawan (16/4/2026).
Menurut Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kedua oknum wartawan tersebut menyebarkan berita yang tidak sesuai fakta dilapangan sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta merugikan sejumlah pihak yang menjadi objek pemberitaan. Konten yang dipublikasikan dinilai tidak melalui proses verifikasi dan konfirmasi.
sebagaimana mestinya dalam kaidah jurnalistik,menegaskan bahwa profesi wartawan seharusnya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, bukan justru menyebarkan informasi yang tidak akurat.
Saat melihat di akun tiktok Oknum Wartawan dengan ucapan kata kata yang tidak jelas atau mengarang kata, padahal dua oknum tersebut tidak ada di lokasi atau di TKP kejadiannya seperti apa.,. Tutur salah satu Ka tim.-
"Ditambahkan lagi dipemberitaan tersebut kedua oknum wartawab bilang polisi datang wartawan lari ,ini sangat bohong padahal bukan sperti itu,
bahwa saat kita mencoba untuk beli rokok tersebut benar ditemukan rokok jenis merek Bonte berbagai macam rasa tanpa cukai ,kami coba menanyakan kepada pihak warung tersebut rokok itu dapat dari mana ibu.tapi pemilik warung itu menjawab" dari mana aja pak saya beli pak, banyak ko pak pada jual" tegasnya.
Berapa jam kemudian pihak suami datang menemui kita dengan nada yang kurang pantas "anda siapa kesini dan mau apa" akhrnya warung tersebut dengan cepat ditutup dan suami tersebut pergi,padahal rekan awak media bilang udah pak lebih baik bapak hadirkan APH, bahwa kita ini sebagai wartawan sesuai poksinya , bukan yang di tulis berita oleh kedua oknum wartawan tersebut yang tidak ada di TKP.
Dugaan kecurigaan rekan media kuat,apa kedua oknum wartawan itu beking warung rokok rokok tanpa cukai di rajeg,
"Ditambahkan lagi dipemberitaan tersebut kedua oknum wartawan bilang polisi datang wartawan lari ,ini sangat bohong
dan merugikan mencoreng nama baik Wartawan, Kami berharap ada klarifikasi dan tindakan tegas agar tidak terulang.
Kami dan rekan media akan menindaklanjuti kasus ini, termasuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyebaran berita bohong ,bahwa setiap insan pers bekerja sesuai poksi dan aturan etika yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta selalu melakukan pengecekan kebenaran berita dari sumber yang terpercaya.
Kami sebagai jurnalis menegaskan akan tidak lanjuti kasus berita hoak ini, dan kami pun akan bikin laporan ke pihak berwenang ke APH setempat.
(Novian/Tim)
