Sumenep, Kompasone.com — Suasana antusias dan edukatif menyelimuti Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Ambunten, Kabupaten Sumenep, seiring dengan digelarnya Pemilihan Ketua OSIS (Pilkatos). Acara ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan sebuah manifestasi nyata dari pendidikan demokrasi bagi seluruh siswa-siswi.
Pilkatos di SMAN 1 Ambunten dirancang sebagai wadah autentik bagi para pelajar untuk memahami hak dan tanggung jawab mereka sebagai warga sekolah yang demokratis. Rangkaian kegiatan, mulai dari penjaringan calon, debat publik, masa kampanye yang kreatif, hingga hari pemungutan suara, sukses memicu partisipasi aktif dan semangat belajar.
Proses ini menekankan pentingnya integritas, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam memilih figur yang akan memimpin organisasi siswa tertinggi di sekolah. Antusiasme yang tinggi dari seluruh komponen sekolah menjadi indikator keberhasilan proses ini. Seluruh siswa menunjukkan kematangan dalam menilai visi dan misi para kandidat, menegaskan bahwa Pilkatos adalah pilar penting dalam membentuk karakter siswa.
H. Maswiyanto, Kepala SMAN 1 Ambunten yang dikenal arif dan bijaksana dalam pengambilan keputusannya, menyampaikan harapannya yang mendalam terhadap proses pemilihan ini.
"Pilkatos adalah momen krusial yang diharapkan dapat melahirkan seorang pemimpin yang fokus dan mampu membawa pengaruh positif bagi kemajuan sekolah dan seluruh siswa," terang H. Maswiyanto.
Beliau juga menekankan pentingnya peran kepemimpinan setelah terpilih. "Saya berharap siapapun yang terpilih sebagai Ketua OSIS nanti dapat menjalankan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Lebih lanjut, H. Maswiyanto menyampaikan bahwa Ketua OSIS terpilih harus menjadi teladan bagi rekan-rekan pelajar lainnya, serta memiliki kapabilitas untuk menggerakkan OSIS menjadi organisasi yang aktif, kreatif, dan inovatif dalam mendukung setiap program unggulan sekolah.
Dengan semangat demokrasi yang tertanam kuat, Pilkatos SMAN 1 Ambunten tidak hanya menentukan wajah kepemimpinan OSIS untuk satu tahun ke depan, tetapi juga menanamkan benih-benih kepemimpinan masa depan bangsa yang bertanggung jawab dan berintegritas.
(R. M Hendra)
