Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pemerintah Kabupaten Sumenep Tetapkan Status KLB Campak, Puskesmas Raas Tingkatkan Respons

Jumat, Agustus 22, 2025, 02:39 WIB Last Updated 2025-08-21T19:40:06Z

Sumenep, Kompasone.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk kasus campak per Agustus 2025. Penetapan ini didasarkan pada lonjakan kasus yang signifikan di wilayah tersebut.


Menanggapi situasi ini, Puskesmas Raas di Kecamatan Raas langsung melakukan evaluasi dan monitoring guna memastikan langkah-langkah penanggulangan dapat segera diterapkan.


Bupati Sumenep, Bapak Achmad Fauzi Wongsojudo, menjelaskan bahwa lonjakan kasus ini merupakan dampak dari tertundanya program imunisasi campak selama pandemi COVID-19. "Selama empat tahun terakhir, di masa pandemi, banyak anak yang tidak mendapatkan imunisasi campak.


Padahal, vaksin campak wajib diberikan saat anak berusia sembilan bulan," ujar Bapak Fauzi. Ia menambahkan bahwa kegiatan posyandu di desa-desa sempat mengalami penurunan signifikan akibat pembatasan sosial, yang pada akhirnya menyebabkan banyak anak melewatkan jadwal vaksinasi penting ini.


Kepala Puskesmas Raas, H. Hermanto, S.Kep. Ns. M. Kes., menyambut baik dan mendukung penuh himbauan dari Bupati. Beliau yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan kesehatan, termasuk program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Pulau Raas, sepakat bahwa peningkatan kesadaran akan pentingnya imunisasi adalah kunci untuk mengatasi KLB ini.


Dalam respons cepatnya, Puskesmas Raas kini tengah fokus pada upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua. Mereka dihimbau untuk segera membawa anak-anak mereka yang belum mendapatkan imunisasi campak ke fasilitas kesehatan terdekat.


Langkah-langkah strategis sedang disiapkan, termasuk percepatan program vaksinasi massal dan peningkatan frekuensi posyandu, untuk memastikan seluruh anak di wilayah Raas terlindungi dari ancaman campak.


Puskesmas Raas berkomitmen penuh untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menanggulangi KLB campak, demi kesehatan dan keselamatan seluruh anak-anak di Pulau Raas.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan