Manado-(SULUT), Kompasone.com - Melihat kinerja dari Gubernur Sulawesi Utara sudah sangat baik mulai dari expor ikan ke luar negeri, membantu masyarakat dampak banjir di Minahasa Manado dan disekitar pembangunan di sekitar Sulawesi Utara.
Meningkatknya kinerja ASN yang ada di provinsi SULUT sangat patut diacungi jempol, ditambah lagi yang saat ini Gubernur Selvanus Komaling telah tercapai dan telah membuktikan membuka rute penerbangan dari Sulawesi Utara menuju tanah Toraja.
Tapi sangat disayangkan fakta di lapangan banyak masyarakat yang resah dan mengeluh dengan adanya harga barang yang sangat naik dan melonjak tinggi, semenjak Gubernur terpilih Yulius Selvanus Komaling tidak dapat menurunkan harga sembako sehingga masyarakat sangat mengeluh .
Begitu dikonfirmasi dengan masyarakat, mereka mengatakan harga kebutuhan pokok yang meningkat
" Mohon pak Gubernur lia akang tu masyarakat pe kebutuhan poko dari beras rica tomat dan lain-lain semua mahal," ujar salah seorang masyarakat Sulawesi Utara yang berinisial J.S.
Menurut Emak-Emak (mama mama) Sulawesi Utara Mewakili suara emak2 sulut Joh, berharap gak ini menjadi perhatian.
"Yang torang harap saat ini pak gub perhatikan akang dulu itu bras yang dp harga somo 20 ribu 1 kg, bagai mna kasiang itu Kel2 yang dp anggota dlm 1 rumah ada 10 orang... Brapa kilo dlm sehari dorang mo masak sementara harga bras somo Riki dusu harga sapi 1 ekor / karong😥🙏🏻 apalgi kalau pekerjaan Kep keluarga cuma buruh ..
"Bukang kesejahteraan lagi yang Torang rasa ini, TPI so Kecelakaan. Apalagi mo cari pekerjaan skrng di Sulut dp kriteria musti harus memenuhi 4 unsur elemen api, air, tanah , Deng udara dulu baru bisa dpt pekerjaan maka TDK menutup kemungkinan bisa memicu masalah sosial baru & bemunculan kriminal2 karena terdesak perut lapar . Bgimna masyarakat mo bapikir pasiar2 sedangkan mo makang so pe siksa Deng bahan2 pokok so pe mahal samua. TOLOONG Bpk Gub ini jeritan hati ibu2 rumah tangga yang setiap hari so ba hela2 sesak nafas klu mo belanja," ujarnya
Masyarakat Sulawesi Utara mengharapkan dan meminta agar Gubernur Sulawesi Utara turun ke desa-desa khususnya di Kabupaten Minahasa Utara di Wilayah Likupang Barat, Timur, Selatan apalagi saat ini Wilayah Likupang Timur dan Wilayah Likupang Selatan terdapat jalan yang rusak dari pasca banjir tahun 2024 sampai saat ini belum pernah diperbaiki yaitu: jalan dari arah desa Paslaten menuju Likupang Timur dan dari arah Kokoleh Dua menuju desa Werot terdapat jalan dan jembatan yang sangat rusak.
Dan sekarang masyarakat Desa Werot bersama pemerintah desa mengeluarkan uang pribadi untuk membuat jembatan , untuk itu masyarakat desa Werot Kecamatan Likupang Selatan Minahasa Utara, memohon agar Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling dengan segera turun ke desa-desa khususnya di MINUT agar dapat mengetahui apa yang sudah dibangun dan belum dibangun selama dari tahun 2024 sampai tahun 2025.
Harapan masyarakat agar Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur dapat hadir di wilayah Likupang Raya MINUT.
Jody. S