Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pemerintah Kabupaten Yahukimo Dukung Pembangunan Gereja GIDI di Papua Nugini, Perluas Jangkauan Pelayanan Gereja ke Tingkat Internasional

Sabtu, Juli 19, 2025, 23:30 WIB Last Updated 2025-07-19T16:30:47Z

Vanimo-PNG, kompasone.com — Pemerintah Kabupaten Yahukimo di bawah kepemimpinan Bupati Didimus Yahuli dan Wakil Bupati Esau Miram kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelayanan rohani lintas negara. Hal ini ditandai dengan bantuan nyata dalam pembangunan Gereja dan Pastori GIDI di Black Wara, Distrik Sepik Wara, Provinsi Sandaun, Papua Nugini.


Pembangunan gereja tersebut merupakan bagian dari perluasan misi Gereja Injili di Indonesia (GIDI) ke luar negeri, dan telah diresmikan secara resmi pada 15 Juli 2025.


Ketua Penginjilan Sinode GIDI, Pdt. Niton Kobak, S.Th, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, khususnya Bupati Didimus Yahuli dan Wabup Esau Miram, atas dukungan dan kontribusi dalam membangun fasilitas rohani dan sosial yang penting ini.


“Gereja dan pastori ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai rumah misi dan pusat kegiatan sosial masyarakat lokal, menjadi simbol persatuan dan kemajuan,” ujar Pdt. Niton Kobak.


Ia juga berharap agar kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik dalam semangat pelayanan dan kasih Kristus.


Bupati Didimus Yahuli dikenal sebagai kader gereja GIDI yang memiliki komitmen tinggi dalam menyebarkan Injil, dari honai (pondok tradisional Papua) hingga ke dunia internasional. Dalam semangat itu, ia memberikan bantuan finansial untuk pembangunan gereja GIDI dan mendukung perluasan pelayanan GIDI hingga ke Tanah Papua Nugini (PNG).


Sementara itu, Wakil Bupati Esau Miram juga menegaskan bahwa peran pemerintah tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga spiritual. “Pembangunan ini mencerminkan sinergi antara iman, budaya, dan pembangunan internasional, demi memperkuat hubungan persaudaraan di kawasan Pasifik,” ungkapnya.


Langkah Pemerintah Kabupaten Yahukimo ini diapresiasi sebagai bentuk nyata dari komitmen untuk:


*Mengembangkan pelayanan rohani masyarakat lintas batas negara,

*Meningkatkan peran gereja sebagai pusat kemajuan sosial,

*Mempererat hubungan antar komunitas Papua dan Papua Nugini,

*Serta mendorong peran aktif gereja dalam pembangunan masyarakat secara holistik.


Vekson Aliknoe 





Iklan

iklan

-

iklan