Pasuruan, Kompasone.com – Program penanaman jagung nasional terus digencarkan demi mewujudkan kedaulatan pangan. Di Dusun Kulon Embong, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, langkah nyata dilakukan Babinsa Koramil 0819/23 bersama sejumlah pihak, Jumat (25/07/2025).
Serda Arif Sugianto selaku Babinsa wilayah tersebut, didampingi personel Polsek dan pengurus Pondok Pesantren Nailul Falah, turut serta dalam penanaman jagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Asta Cita yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperkuat sektor pangan.
Kegiatan penanaman jagung tersebut juga menggandeng tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mempercepat realisasi target pemerintah dalam program penanaman jagung satu juta hektare di seluruh Indonesia.
“Ketahanan pangan menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional,” tegas Kapten Cba Hadi Wibowo, Danramil 0819/23 Sukorejo. Ia menambahkan, peran aktif Babinsa dalam program ini merupakan bentuk komitmen nyata mendukung program strategis pemerintah.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan bukan sekadar simbolik, melainkan upaya mendampingi masyarakat, khususnya petani, agar lebih produktif dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sendiri.
Sementara itu, Serda Arif menyampaikan bahwa pendampingan seperti ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. “Kami hadir bukan hanya untuk keamanan, tapi juga mendukung kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Pihak pondok pesantren dan tokoh masyarakat juga menyambut baik langkah tersebut. Mereka menilai sinergi ini merupakan bentuk perhatian negara dalam menjawab tantangan ketahanan pangan dari tingkat desa.
Program penanaman ini tidak hanya menyasar lahan milik pemerintah, namun juga melibatkan lahan produktif warga yang bersedia bekerja sama. Upaya ini memperluas jangkauan program dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Selain menanam jagung, kegiatan ini juga memberikan edukasi teknis pertanian modern kepada warga. Dengan pendampingan langsung dari Babinsa dan penyuluh, diharapkan hasil panen akan lebih maksimal.
Pemerintah melalui TNI berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan diperluas ke daerah lain. Sinergi antarinstansi, pondok pesantren, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Muh