Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Etika Media Sosial Jadi Fokus Polda Jatim dalam Kopdar Bersama Ratusan Pegiat

Sabtu, Juli 26, 2025, 16:14 WIB Last Updated 2025-07-26T09:14:55Z

Kota Batu, Kompasone.com – Polda Jawa Timur kembali memperkuat sinergi dengan para pegiat media sosial dalam upaya membangun budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab. Melalui Subbid Multimedia Bidang Humas, kegiatan bertajuk Kopdar Netizen Jatim digelar di Kota Batu, Jumat (25/7/2025).


Kegiatan ini dihadiri ratusan perwakilan netizen dari seluruh wilayah Jawa Timur serta jajaran Kasi Humas Polres/ta/tabes. Dalam pembukaannya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menekankan pentingnya menjaga ruang digital dari konten negatif.


“Era digital memberikan kemudahan, namun juga membawa ancaman seperti hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi yang cepat menyebar,” ujar Kombes Abast dalam sambutannya.


Ia menambahkan bahwa revolusi industri 4.0 telah menciptakan disrupsi informasi, di mana kebenaran kerap terkalahkan oleh sensasi. “Saat minat baca rendah, informasi palsu bisa dipercaya karena terus diulang,” jelasnya.


Dalam pertemuan tersebut, Kombes Abast mengajak netizen menjadi garda depan menjaga kondusivitas digital. Ia mengapresiasi peran aktif netizen yang selama ini ikut menangkal isu-isu provokatif.


Kasubid Multimedia, AKBP Nurul Anaturoh, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin. “Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi antara Polri dan penggiat medsos,” katanya.


Kopdar ini juga menghadirkan pemateri dari Diskominfo Jawa Timur dan Komite Komunikasi Digital, termasuk DR. Arief Rahman dan Sherlita Ratna Dewi, serta tokoh polisi inspiratif, Ipda Purnomo.


Selama kegiatan, para netizen terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab mengenai tantangan etika digital di tengah derasnya arus informasi global.


Polda Jatim berharap kegiatan ini menjadi ruang bertukar pikiran dan merumuskan langkah nyata membentuk ruang maya yang aman dan damai.


“Terima kasih atas kontribusi netizen yang telah membantu menjaga Jawa Timur tetap kondusif di dunia nyata maupun digital,” tutup Kombes Abast.



Muh

Iklan

iklan

-

iklan