Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Polres Pasuruan Kota Pastikan Keamanan Tradisi Praonan dan Hari Raya Ketupat 2025

Jumat, April 04, 2025, 14:49 WIB Last Updated 2025-04-04T07:49:19Z


Pasuruan, Kompasone.com – Polres Pasuruan Kota menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan pengamanan tradisi Praonan atau Petik Laut serta Hari Raya Ketupat yang akan berlangsung di wilayah Pasuruan. Pertemuan ini dipimpin oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, di Gedung Rupatama Sanika Satyawada pada Kamis (3/4/2025).


Dalam rapat tersebut, hadir Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yokbeth Wally, para pejabat utama kepolisian, serta perwakilan instansi pemerintahan dan tokoh masyarakat. Agenda utama yang dibahas meliputi strategi pengamanan, koordinasi lintas sektor, serta prosedur keselamatan selama kegiatan berlangsung.


Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh penyelenggaraan acara adat ini, tetapi keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. "Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Pasuruan. Namun, keamanan dan keselamatan tetap yang utama. Kami akan berkoordinasi dengan seluruh pihak agar pelaksanaan berjalan tertib dan aman," ungkapnya.


Sementara itu, Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yokbeth Wally mengingatkan panitia agar mengurus izin keramaian secara resmi. "Izin kegiatan sangat penting agar pengamanan dapat terkoordinasi dengan baik. Selain itu, kami juga melibatkan tenaga medis untuk mengantisipasi keadaan darurat," jelasnya.


Dalam rapat ini, Kasatpol Airud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno menyoroti aspek keselamatan saat pelaksanaan Praonan. Ia menegaskan bahwa kapal yang digunakan harus dalam kondisi laik berlayar serta dilengkapi peralatan keselamatan seperti jaket pelampung dan alat komunikasi.


"Setiap kapal wajib mematuhi standar keamanan, termasuk kapasitas penumpang yang tidak boleh melebihi batas. Jika cuaca buruk terjadi, nahkoda harus kembali ke darat dan tidak memaksakan pelayaran," tegas AKP Edy Suseno.


Sejalan dengan itu, kepolisian telah menetapkan enam aturan keselamatan bagi peserta Praonan. Di antaranya adalah pengecekan kapal sebelum digunakan, kewajiban mengenakan jaket pelampung, larangan berlayar saat cuaca buruk, serta tanggung jawab penuh nahkoda atas keselamatan penumpang.


Kapolres juga menegaskan bahwa kepolisian akan melakukan patroli intensif di lokasi-lokasi kegiatan. "Kami akan memastikan tidak ada gangguan keamanan dan keselamatan. Masyarakat diimbau segera melapor jika ada kejadian darurat," ujarnya.


Menutup rapat, seluruh pihak yang hadir mengadakan doa bersama agar perayaan Hari Raya Ketupat dan Praonan 2025 berjalan aman, tertib, dan kondusif. Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan tradisi ini tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek keselamatan.


Muh

Iklan

iklan

-

iklan