Pasuruan, Kompasone.com – Mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Idulfitri 1446 H, Polres Pasuruan melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memetakan jalur rawan kecelakaan dan kemacetan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, melalui Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan kecelakaan (black spot) dan kemacetan (trouble spot). "Dari hasil pemetaan, jalur Gempol-Malang dan Gempol-Pasuruan termasuk dalam kategori black spot," ungkapnya pada Kamis (13/3).
Selain jalur tersebut, beberapa titik yang kerap mengalami kepadatan kendaraan juga dipetakan sebagai trouble spot. "Simpang Tamandayu, Pertigaan Kasri, dan area depan Alun-alun Bangil menjadi beberapa lokasi yang sering mengalami kemacetan, terutama saat volume kendaraan meningkat," tambahnya.
Menurutnya, salah satu penyebab utama di titik-titik tersebut adalah kondisi jalan yang rusak serta genangan air saat hujan. Faktor ini meningkatkan risiko kecelakaan dan memperlambat arus kendaraan. Oleh karena itu, langkah-langkah mitigasi segera diterapkan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas.
Menindaklanjuti arahan dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Satlantas Polres Pasuruan telah memasang rambu-rambu imbauan di sejumlah titik strategis. "Kami juga akan menambah tanda peringatan di area rawan guna meningkatkan kewaspadaan pengendara," jelas AKP Derie Fradesca.
Selain pemasangan rambu, patroli rutin akan diperketat di lokasi-lokasi rawan kecelakaan. "Kami akan meningkatkan intensitas patroli, terutama di malam hari, untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali," ujarnya.
Muh