Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Orang Tua Korban Bullying dan Kekerasan di Blitar, Mamik:Memaafkan ia, Tapi Hukum Tetap Berjalan

Sabtu, Maret 15, 2025, 12:36 WIB Last Updated 2025-03-15T05:46:42Z


Blitar, kompasone.com - Hal ini diungkapkan ibu korban dihadapan awak media, ia mengatakan secara pribadi dia sudah memaafkan pelaku, namun terkait proses hukum tetap harus berjalan.


"Kami memaafkan semua pelaku, tapi kami sebagai keluarga korban tidak bisa damai. Dan proses hukum harus tetap berjalan," ucapnya, Jumat (14/3/2025)


Dengan nada lirih dia menyampaikan, sebagai orang tua dia sangat tidak terima melihat anaknya diperlakukan demikian.


"Bayangkan mas, orang tua mana yang terima anaknya di buli dan dikeroyok di depan banyak temen-temen si pelaku. Apalagi, peristiwa itu sampai di siarkan langsung secara live streaming di media sosial instagram," imbuhnya.


Ibu korban sangat menyayangkan atas kejadian yang menimpa anaknya. Menurut dia, anaknya yang menjadi korban sampai sekarang mengalami lebam dan sebagainya akibat pemukulan tersebut.


"Anak saya selain mengalami sakit secara fisik juga mengalami trauma yang berakibat pada mentalnya. Bahkan sampai sekarang anak saya masih sering pusing dan muntah-muntah, dan yang paling miris anak saya nggak berani untuk sekedar keluar ke halaman rumah," terangnya.


Lebih lanjut ibu korban menceritakan awal mula pihak keluarga mengetahui jika anaknya jadi korban bully dan pengeroyokan.


"Saya taunya dari tetangga yang melihat video kejadian tersebut, kalau anak saya di bully dan dikeroyok oleh para pelaku" jlentrehnya.


Ibu koran juga menceritakan bahwa si korban pulang sendirian dari tempat kejadian. Padahal dari TKP sampai rumah itu sekitar 8 kilo dan itupun dalam kondisi malam hari.


"Awalnya anak saya itu dijemput sama temennya kerumah, terus sampai kelokasi kejadian ternyata dia dibully dan dikeroyok. Saya berharap semua pelaku mendapat ganjaran yang setimpal dan efek jera," harapnya.


Tak hanya itu, saat awak media mengunjungi rumah korban, ada saksi yang datang kerumah korban. Saksi membenarkan apa yang terjadi di video serta apa yang dia saksikan saat kejadian.


"Saya ada di lokasi pas kejadian, dan saya menyaksikan langsung peristiwa itu. Saya sebenarnya melerai pas kejadian karena melihat korban sudah tidak berdaya. Cuma upaya yang saya lakukan ternyata sia-sia," terangnya.


Slamet 

Iklan

iklan