Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli Resmi Buka Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Dekai Kota

Selasa, Maret 25, 2025, 21:10 WIB Last Updated 2025-03-25T14:10:48Z


YAHUKIMO, kompasone.com- Bupati Kabupaten Yahukimo Didimus Yahuli SH.,MH resmi Buka Launching program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat umum sebagai bentuk kepedulian terhadap Masyarakat di Puskesmas dekai kota, selasa 25/3/25


"Program ini merupakan inovasi baru yang mengacu pada Atas Cita Presiden dan Wakil Presiden RI dengan prinsip pelayanan kesehatan cepat dan berkualitas. Pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi hadiah ulang tahun dari pemerintah bagi masyarakat, dengan tahap awal diberikan kepada warga yang lahir pada Januari hingga Maret, dan berlaku hingga 30 April 2025,"imbunya.


Dalam rangka mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat wajib datang memeriksa kesehatan terdahulu agar kita tau kesehatan kita masing-masing.


"untuk itu saya mohon dengan renda hati sampaikan kepada masyarakat kita, jemaat kita, semua orang harus wajib periksa kesehatan semua penyakit, jangan kita ada sakit baru periksa tetapi sebelum sakit kita periksa karena program ini program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG),"ujur Bupati


 Kemudian Program ini merupakan salah satu dari delapan Misi Asta Cita Presiden terpilih 2024-2029, yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

 Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi mereka yang berulang tahun di bulan Maret dan kepada masyarakat umumnya. 


"Dan juga Program ini merupakan Kado ulang tahun dari negara kepada masyarakat yang telah mulai dari tanggal 10 februari 2025, pemeriksaan kesehatan Grastis oleh pemerintah pusat untuk peningkatan kesadaran masyarakat Indonesia agar masyarakat wajib deteksi kesehatan secara individu, 'jelasnya.


Adapun tujuan dari PKG adalah: meliputi mengindentifikasi faktor resiko untuk masyarakat menjaga kesehatan agar tetap sehat tidak berlanjut, menyebarkan timbulnya penyakit, 

Mendeteksi kondisi pra penyakit agar tidak jadi penyakit, Mendeteksi penyakit lebih awal agar dapat mencega komplikasi dan menurunkan angka kematian akibat lambat penanganan. 


Jadi sasaran dan program PKG adalah: bisa berobat seperti, Bayi baru lahir (usia 2 hari) bisa berobat, Balita dan anak pra sekolah (usia 1-6 tahun)bisa berobat, anak sekolah dan remaja (usia 7-17 tahun) bisa berobat, kalau usia dewasa (usia 18-59 tahun) sedangkan lansia itu mulai Dari 60 tahun keatas. 

 

Jadi usia 18 tahun ke atas (dewasa dan lansia): Bisa langsung memanfaatkan layanan pemeriksaan di 3 Puskesmas di kota dekai dengan fasilitas kesehatan yang tersedia.


Anak sekolah usia 7-17 tahun: Pemeriksaan akan dilakukan serentak di sekolah klau tidak bisa di puskesmas terdekat, Bagi anak yang tidak bersekolah, layanan tersedia di puskesmas, posyandu remaja, atau fasilitas kesehatan lainnya.


Sedangkan Kategori khusus (ibu hamil): Tetap mendapatkan pemeriksaan rutin sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh fasilitas kesehatan.


Dalam sambutannya Bupati, mengapresiasi kepada program presiden dan Dinas Kesehatan Kabupaten yahukimo dan tenaga medis atas upaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


"Kami berharap layanan ini dimanfaatkan dengan baik sebagai langkah awal menjaga kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini," ujar Bupati.


Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat hingga daerah untuk memperluas akses layanan kesehatan, termasuk bagi masyarakat yang bukan peserta BPJS Kesehatan. Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap kesehatannya dan bisa mendapatkan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit.

Tanggal: 24 Mar 2025


"Sebagai pedoman pelaksanaan, Kementerian Kesehatan RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/33/2025. Regulasi ini mulai berlaku pada 21 Januari 2025 dan menjadi acuan bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), laboratorium kesehatan masyarakat, serta tenaga medis dalam menjalankan program ini.


"Bupati Yahukimo juga menekankan pentingnya sosialisasi agar program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat bisa dapat berobat . Ia meminta Dinas Kesehatan dan 3 puskesmas di dekai kota bisa berkolaborasi dengan kepala distrik, lurah, kepala kampung, Gereja,PKK, serta RT/RW agar masyarakat lebih aktif memanfaatkan layanan ini.


Masyarakat jangan takut memeriksa Penyakit HIV atau AID jika tau penyakit mereka minum obat teratur dan kesehatan dia baik walaupun sakitnya masih ada, tetapi kalau tidak memeriksa HIV penyakit kasih habis daging sdh kurus datang ke rumah sakit langsung meninggal itu salah dan tidak boleh seperti itu. 


Menghadiri Program (PKG) Bupati Yahukimo didimus Yahuli, SH,MH, sekda Redison Manurung, S, Pd.,M.Si asisten II Bongka sumule, Asisten lll, musa heselo, kepala dinas Kesehatan, direktur RSUD dekai, kepala Puskesmas Neli aspalek, kepala puskesmas alim, kepala puskesmas Braza, kapolres, yahukimo kodim 1715, sejumlah segala OPD dan staff, dokter,kepala distrik, Ketua PKK, serta pasien²  (humas Yahukimo)

Iklan

iklan

-

iklan