Sumenep, Kompasone.com – Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar, terus menunjukkan komitmennya sebagai pilar pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Direktur Khairil Fajar, BPRS Bhakti Sumekar secara konsisten mengimplementasikan inovasi-inovasi strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta berbagai lini usaha lainnya.
"BPRS Bhakti Sumekar memahami betul bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karena itu, kami terus berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Khairil Fajar. Kamis (20/3/25).
Lebih lanjut, Khairil Fajar menekankan pentingnya sinergi antara BPRS Bhakti Sumekar dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa. "Insan pers merupakan mitra strategis kami dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami senantiasa menjalin hubungan yang harmonis dengan rekan-rekan media," tambahnya.
Sebagai wujud apresiasi terhadap peran penting insan pers, BPRS Bhakti Sumekar secara rutin menyelenggarakan kegiatan silaturahmi tahunan di bulan Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, BPRS Bhakti Sumekar berbagi tali asih dan sarung sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian.
Langkah-langkah yang diambil oleh BPRS Bhakti Sumekar mencerminkan pemahaman yang mendalam akan pentingnya inklusi keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Fokus pada pemberdayaan UMKM merupakan strategi yang tepat, mengingat sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, komitmen BPRS Bhakti Sumekar dalam menjalin hubungan baik dengan media massa menunjukkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Melalui penyampaian informasi yang akurat dan edukatif, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami peran dan kontribusi BPRS Bhakti Sumekar dalam pembangunan daerah.
Di era digital yang penuh disrupsi, BPRS Bhakti Sumekar perlu terus beradaptasi dan berinovasi. Pengembangan produk dan layanan berbasis teknologi digital dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, serta menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di wilayah Sumenep.
Selain itu, BPRS Bhakti Sumekar juga perlu memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui program-program edukasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan layanan perbankan syariah secara optimal.
(R. M Hendra)
