Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pemerintah Desa Teluk Bakau Bagi Sembako kepada Warga Tak Mampu.

Jumat, Februari 28, 2025, 07:48 WIB Last Updated 2025-02-28T00:48:47Z


Bintan, kompasone.com -Pemerintah Desa Teluk Bakau membagikan paket sembako kepada warga yang tidak mampu. Ini adalah kegiatan rutin tiap tahun yang di adakan oleh desa tersebut. 


Ini juga salah satu terobosan kepala desa yang cukup prihatin dengan warganya, tiap tahun apabila ada bantuan pemerintah pusat maupun daerah, mereka ini tidak pernah dapat.


Apa lagi jumlah warga yang tak dapat itu sangat banyak sekali, sekitar 200 orang lebih. Naka dari itu kepala desa teluk bakau ini Wahit, memberikan sembako.


"Paket sembako berisi minyak makan, indomi, telur satu papan, gula, dan tepung, inilah yang mana atas para warga kami yang sama sekali dalam bantuan pemerintah tidak pernah dapat," ujar Wahit.


Wahit menambahkan lagi ,dalam momen yang seperti inilah saya sebagai kepala desa bertanggung jawab atas warga saya yang harus saya pikirkan. 


"Apa lagi puasa sudah tinggal hitung hari saja, masak mereka kita biarkan begitu" ucap Wahit 


Pembagian sembako dilaksanakan pada hari Jumat(28/2) pagi pukul 7.30 wib kita akan membagikan sembako sekalian dengan bagikan bantuan dari Dana Desa (DD) Rp.300 ribu/KK sebanyak 300 KK 


Pada kesempatan itu juga media ini menjumpai bidang kesra sebut saja namanya Wiwit ia mengatakan, desa Teluk Bakau mengadakan makan bersama di aula ini, sekalian membaca doa.

"Ini kami menyambut bulan puasa sebentar lagi tiba," kata Wiwit.


Ia menambahkan lagi, memang ini gawenya Kesra tentang memberi santunan kepada warga yang sesama sekali tak pernah dapat bantuan dari pusat maupun pemerintah daerah.


"Jadi kami mengadakan rapat internal desa semua hadir dengan lima macam sembako, dan sebanyak dua ratus KK lebih untuk mendapatkannya, dengan biaya sebesar 20 juta rupiah. Itulah kita berikan kepada warga yang tak dapat tadi," jelas Wiwit.


Wiwit berharap semoga saja untuk tahun tahun seterusnya tetap dapat melaksanakan pembagian ini. Apalagi mereka ini semua orang orang lama yang tinggal di desa ini.


(Handoko).

Iklan

iklan