Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Hari Pers Nasional 2025, Kepala Dinas PMD Sumenep Katakan Wartawan adalah Jantung Demokrasi

Senin, Februari 10, 2025, 21:18 WIB Last Updated 2025-02-10T14:18:31Z


Sumenep, Kompasone.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syafroni Yusuf, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wartawan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2025.


Di era keterbukaan informasi saat ini, pers memiliki peran sentral sebagai pilar keempat demokrasi, berdampingan dengan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Ibarat jantung dalam tubuh manusia, pers adalah denyut nadi demokrasi. Tanpa pers yang sehat dan bebas, demokrasi akan pincang.


Anwar Syafroni Yusuf dengan tegas menyatakan bahwa wartawan adalah pilar keempat yang harus menjaga kebebasan pers dan memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat, objektif, dan tidak memihak. "Wartawan adalah mata dan telinga masyarakat. Mereka adalah jembatan antara pemerintah dan rakyat," ujarnya.


Sebagai pilar keempat, wartawan memiliki tanggung jawab besar, diantaranya


Mengumpulkan dan menyampaikan informasi yang akurat dan objektif. Wartawan adalah pembawa obor kebenaran. Mereka harus berani mengungkap fakta, meskipun kadang terasa pahit.


Menjaga kebebasan pers. Kebebasan pers adalah hak segala bangsa. Wartawan harus memastikan bahwa pemerintah tidak melakukan sensor atau tekanan terhadap pers.


Membantu masyarakat memahami isu-isu yang kompleks. Informasi adalah kompas bagi masyarakat. Wartawan harus mampu menyajikan informasi yang mudah dicerna dan dipahami.


Menjadi pengawas dan kritikus terhadap pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya. Wartawan adalah anjing penjaga kekuasaan. Mereka harus berani mengkritik kebijakan yang tidak pro-rakyat.



Dalam menjalankan tugasnya, wartawan harus menjunjung tinggi etika dan profesionalisme, serta mematuhi kode etik jurnalistik. Mereka adalah suara hati nurani masyarakat.


Pilar keempat ini merupakan bagian dari konsep "Empat Pilar Demokrasi" yaitu


Pilar pertama: Eksekutif (pemerintah)


Pilar kedua: Legislatif (parlemen)


Pilar ketiga: Yudikatif (pengadilan)


Pilar keempat: Pers (wartawan dan media)



Keempat pilar ini saling terkait dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan dan keadilan dalam sistem demokrasi. Ibarat empat kaki meja, jika salah satu kaki rapuh, maka meja itu akan tumbang.


"Di Hari Pers Nasional ini, mari kita hargai dedikasi para wartawan yang tak lelah berjuang menyampaikan kebenaran. Semoga semangat jurnalisme selalu membara dalam setiap karya mereka."


"Selamat Hari Pers Nasional! Semoga pers Indonesia semakin maju dan profesional, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan bangsa." Tutup Kepala Dinas PMD Sumenep


Berita ini disajikan dengan bahasa terbaik yang kami haturkan Kepada Publik dan Pers di seluruh tanah air untuk memberikan semangat yang tak pernah padam,  dengan Momen ini mari kita saling menginspirasi, belajar, dan tumbuh bersama.


Mari kita ciptakan ekosistem pers yang sehat, di mana setiap wartawan dapat berkarya dengan bangga dan bermartabat untuk bersatu padu, tanpa memandang perbedaan, untuk menjaga marwah profesi kita.


Kita adalah keluarga besar pers Indonesia, yang menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. bahwa kehormatan profesi kita ada di tangan kita. Mari kita jaga nama baik sesama wartawan, dan hindari segala tindakan yang dapat merendahkan martabat kita.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan