Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Aroma Dibalik Kematian H. Fadil Ada Dugaan Penghilangan Bukti, Polsek Manding Harus Bertindak Cepat!

Jumat, Februari 07, 2025, 20:12 WIB Last Updated 2025-02-07T13:12:53Z

 


Sumenep, Kompasone.com - Kasus kematian H. Fadil Bin Su’ut, warga Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, yang terjadi sebulan lalu, kini memasuki babak baru yang penuh misteri. Kapolsek Manding, Iptu Nur Kholis, merespons cepat aduan masyarakat yang disampaikan oleh aktivis pemerhati kebijakan publik, Rasyid Nadyin, terkait kejanggalan di balik kematian H. Fadil.


Berdasarkan keterangan dari anggota intel Polsek Manding, Beni, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengungkap fakta mengejutkan: kabel yang diduga menjadi penyebab kematian H. Fadil telah hilang dari lokasi kejadian. "Kabel yang menyebabkan kematian Almarhum H. Fadil sudah tidak ada di lokasi kejadian," ungkap Beni.


Hilangnya kabel ini memicu dugaan kuat adanya upaya penghilangan barang bukti. Rasyid Nadyin, aktivis yang mengawal kasus ini, menyoroti kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam menghilangkan kabel tersebut. "Kalau nanti kabel listrik tidak ada di posisi semula berarti ada dugaan mau menghilangkan barang bukti dan ini sangat perlu ditindaklanjuti lebih lanjut," tegas Rasyid.


Lebih lanjut, Rasyid menduga bahwa kabel yang hilang tersebut mungkin tersambung ke jaringan PLN. Jika benar, ini akan membuka masalah baru yang lebih kompleks. "Bisa saja kabel tersebut diduga nyantol kepada PLN. Kalau benar hal ini berarti masalah baru yang harus diperjelas kepada PT PLN Ambunten," ujarnya.


Rasyid bahkan mendesak agar PLN Ambunten bertindak tegas dan melaporkan kasus ini sebagai pencurian setrum. "Dan PLN Ambunten kecamatan Ambunten Kab. Sumenep harus bertindak dan melaporkan atas pencurian setrum," tandasnya.


Menanggapi situasi ini, Kapolsek Manding, Iptu Nurkholis, menegaskan komitmennya untuk mengungkap kebenaran di balik kematian H. Fadil. "Kami akan terus melakukan upaya-upaya seperti pemanggilan untuk kita mintai keterangannya. Dan yang pasti kita datangkan saksi-saksi yang benar tahu dengan kejadian itu," janji Nurkholis.


Kapolsek juga berjanji akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kasus ini, tanpa pandang bulu. "Kami tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum. Jika ada indikasi pidana, kami akan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.


Kasus kematian H. Fadil ini telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Sumenep. Mereka menuntut agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap semua fakta yang tersembunyi. "Kami ingin keadilan ditegakkan. Jangan sampai ada pihak yang mencoba untuk menutupi kebenaran," ujar salah satu warga.


Kompasone.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terkini kepada publik.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan