Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Musrenbang Tingkat Kelurahan Bojong Nangka Tahun 2025, Penguatan Pondasi Transformasi Sosial, Ekonomi, Tata Kelola Pemerintah, Infrastuktur Dan Ekologi

Kamis, Januari 23, 2025, 20:28 WIB Last Updated 2025-01-23T13:29:02Z

 

Kabupaten Tangerang, Kompasone.com - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Bojong Nangka dalam Rangka Perencanaan Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2026. Bertempat di Anabatic Marina, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Kamis (23/1/2025).


Hadir dalam Musrenbang tersebut Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat, Anggota Dewan, Lurah Bojong Nangka Dani, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojong Nangka, serta seluruh RW dan perwakilan dari berbagai unsur yang berada di Kelurahan Bojong Nangka.


Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menjelaskan, terkait Musrenbang siapa yang terlibat dalam terbesar dari wilayah ya di mana RW salah satu perwakilannya. Kemudian ada forum anak -anak sekolah juga diundang karena butuh juga masukkan dari mereka, misalnya ruang layak,  kemudian juga ada unsur tiga pilar, kemudian juga ada unsur pendidikan.


"Kemudian kita juga tadi lihat ada tokoh agama terus ada juga dari Puskesmas. Nah stakeholder inilah yang menjadi peserta dimulai kelurahan tujuannya menangkap masukan-masukan atau usulan yang ada di tingkat wilayah, kemudian nanti kita kolaborasi dengan keperluan atau kebutuhan pengembangan program yang ada di sekitar kecamatan dan kabupaten, 


dan dimulai ini tentunya selaras pembangunannya karena kan ini tahun pertama pak Presiden tahun pertama Pak Gubernur tahun pertama Pak Bupati, khususnya visi misinya pasti dimulai awal kerja kerasnya atau selaras dengan ini harus 5 tahun ini di jadi bukan sekedar bicara tentang satu tahun ini tetapi juga 5 tahun," ungkap Dadang.


Ditambahkannya, masyarakat membuat wadah sebagai solusi karena formalnya secara usulan formal dibahas di sini (musrenbang) walaupun aspirasi yang lain bisa disampaikan lewat forum-forum lain.

 

Anggota dewan juga punya resepsi juga walaupun pada akhirnya nanti programnya masuk di rumah besarnya, sehingga punya inventarisasi data permasalahan pembangunan.


Usulan berbagai sektor dan nanti cuma di sini ada fasilitas kecamatan ini diminta 50 program prioritas, yang tidak prioritas artinya tidak dilaksanakan. Hanya lebih mengarah pada 50 program diminta ke UPD.


"Program ini ada di kota ini kita minta apa yang menjadi harapan Kita di kelapa dua kan beda nih tipologinya kelapa dua dengan kecamatan lain. Nah di mana yang lain tetap di akomodir di inventarisir, nanti di plotnya ke mana satu rumah salurannya ada panggung antara kecamatan walaupun minimalis misalnya enggak besar kan ada anggaran kelurahan.


 Ada pokok-pokok pikiran dewan yang bisa juga nanti pokok bagian dewan biasanya kan menjadi salah satu masukan ke kita untuk program  pembangunan ini nanti pada akhirnya tetap dinas juga bisa buat tahun 2026.


 Yang terlibat masyarakat ketika ada di wilayah dia, maka yang pertama pasti mereka berjenjang sebelum ini kan airnya diminta untuk diskusi minta masukan dari lingkungan, mungkin secara formal rapat koordinasi dan musyawarah tetapi salah satunya adalah mengevaluasi juga apa yang kemarin belum masukkan lagi karena kan masih terbatas semuanya dan diakomodir makanya butuh tentang waktu nah makanya dibuatlah skala prioritas," tegas Dadang. Sudrajat


Lurah Bojong Nangka Dani hanya mengamini ketika ditanya awak media. "Kalau saya ikut apa yang di sampaikan Pak Camat saja," ujar Dani.


(Novian Indrianto)

Iklan

iklan