Mamasa, Kompasone.com - Proyek galian kabel fiber optik PT. Telkom di bahu jalan Mamuju-Mamasa diduga abaikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Pantauan awak media, Selasa 30/9/2024, para pekerja proyek galian kabel fiber optik itu tidak menggunakan safety K3 berupa sarung tangan, rompi, helm dan sepatu.
Daryono, salah satu pekerja proyek galian kabel fiber optik kepada awak media ia mengaku, bahwa sejak ia mulai mengerjakan galian kabel fiber optik sebulan terakhir. Pengalian dilakukan untuk penanaman kabel fiber optik di bahu jalan Mamuju-Mamasa. Pekerjaan galian dilakukan secara tim yang dibagi 20 orang per tim.
Katanya lagi, untuk pekerjaan galian kabel fiber optik itu, pihaknya dihargai Rp.20 ribu per meter dengan kedalaman galian 1 meter.
Ditanya, perlengkapan safety K3, Daryono berkomentar. Pelaksana tidak pernah memberikan alat safety, padahal kami sangat membutukannya dalam bekerja.
“Alat safety K3, kami tidak diberi pihak pelaksana, padahal sangat dibutuhkan Pak, terutama hel karna saat melakukan penggalian, kepala butuh pengaman untuk menghindari pecahan kaca Pak." ucapnya
Pelaksana lapangan Adi selaku mitra PT. Telkom, mengaku bahwa perlengkapan safety tersebut sudah di sediakan namun para pekerja tidak mau memakai.
"Safety sudah kami bagikan Pak, saat mulai turung kerja, namun para pekerja ini tidak mau memakai." kilahnya
ZUL
