Yalimo, kompasone.com - ๐๐ฑ๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ด๐ฎ๐๐ถ๐ฎ๐ป ๐๐๐ฝ๐ฎ๐๐ถ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ธ๐ฎ๐ฏ๐๐ฝ๐ฎ๐๐ฒ๐ป ๐ฌ๐ฎ๐น๐ถ๐บ๐ผ ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐น ๐ฎ๐ณ ๐ฆ๐ฒ๐ฝ๐๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ฟ ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฐ ๐ผ๐น๐ฒ๐ต ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐ ๐ฃ๐ฟ๐ผ๐๐ถ๐ป๐๐ถ ๐ฃ๐ฎ๐ฝ๐๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐ด๐๐ป๐๐ป๐ด๐ฎ๐ป, ๐๐ฒ๐น๐๐ฎ๐ฟ๐ด๐ฎ ๐๐ผ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ป ๐๐น๐บ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต๐๐บ ๐ฌ๐ฎ๐ป๐ฒ๐ ๐๐น๐ถ๐ธ๐ป๐ผ๐ฒ dan Yunus Aliknie ๐ฑ๐ถ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐ป๐ป๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ฒ๐น๐ฒ๐๐ฎ๐ถ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฎ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐ต ?
Keluarga Korban Yanes Aliknoe dan Yunus Aliknoe Kesal atas perjanjian yang diberikan Bupati Kabupaten Yalimo, ๐๐ฟ.๐ก๐ฎ๐ต๐ผ๐ฟ ๐ก๐ฒ๐ธ๐๐ฒ๐ธ, ๐ฆ๐ฝ๐ฑ.๐ ๐ , Dalam massa aktif jabatan bupati kabupaten Yalimo sampai hari ini tidak dapat penyelesaian masalah yang dijanjikan tunggu komunikasi; dekatnya Pelaksanaan Pilkada 2024-2029 yang tertanggal 27 november usai massa aktif bupati, dipersertakan Bakal Calon Bupati kabupaten Yalimo.
Keluarga korban Yanes Aliknoe, inisial (An.VA) mengatakan, Untuk Almarahum Yanes Aliknoe, Pada prinsipnya keluarga korban tidak hilang pikir untuk terus mengingatkan ke 11 pelaku yang diduga kuat tapi juga ke pemeritah kabupaten Yalimo atas praktek/ pengimplementasian politik tidak sehat yang dilakukan oleh 11 mahaisis dari distrik Abanaho kabupaten yalimo di lingkungan kehidupan mahasiswa di jayapura tahun 2019-2020, untuk ungkap jujur dan menyelesaikan secara hukum adat kekeluarga terus mengingatkan lewat kontak tatap muka, komunikasi seluler telpon, WA, dan Media resmi tetapi tidak menerima dan mengindahkan.
"Insiden peristiwa pembunuhan Mantang dilakukan yang dikomandoi oleh Errick Nekwek dan Hason Hilakombo di dalam asrama Maniek tanpa sebab itu diduga kuat 11 mahasiswa dari distrik Abenaho, semua mahasiswa yang tinggal di asrama keluar kosongkan Asrama Maniek sampai hari ini juga tidak berani kembali isi.
Sekarang keluarga Almarhum tak ragu-ragu menghangatkan yang lama hilang dingin itu memunculkan aroma untuk ungkap jujur dari semua pihak karena telah terhimpun para saksi Mata, Informen ucapan, dan pendengar indra telinga sudah tidak diragukan lagi.
Jujur kami sampaikan, kami memiliki 2 saksi yang tidak mencantumkan namanya, yang Tuhan Mengutus datang di tanggal dan waktu bersamaan keberangkatan Almarahum dari jayapura ke wamena, mereka dua
merasakan suka duka cita bersama di rumah selama proses pengamanan almarahum berjalan, dan diceritakan semua dari tempat kejadian sampai naik lewat darat di Abenaho yang membawa informasi itu.
Sabar Hati Menunggu Pemerintah disisah akhir Massa jabatan tetapi yang ada hanya janji menunggu komunikaai kami, waktu dekat akan selesaikan sampai jabatan usai dan dibakal calonkan bupati Kabupaten Yalimo.
Berakhirnya massa jabatan bupati Kabupaten Yalimo, tidak berakhir tuntutan Nyawa Yanes.E Aliknoe. Dingin hati menggu komunikasi penyelesaian Masalah Almarahum dengan harapan hanya pemerintah yang bisa mengendalikan situasi dan menyelesaikan tetapi belum sampai berakhir ungkapan poin alternatif; keluarga korban menunggu kapan nyawa Almarahun Yanes E Aliknoe akan kembalikan oleh 11 orang yang simpan di Abenaho itu
Dekatnya Pelaksanaan pemilihan calon bupati dan calon wakil bupati kabupaten Yalimo periode 2024-2029, pada 27 November terhitung 40 hari lebih. politik tidak bisa menari dansa dan berpidato halus diatas penderitaan duka panjang yang dihadapi sebagian oleh masyarakat kabupaten Yalimo. Diharapan ke semua unsur keluarga bagian dari sisah daging darahnya untuk tidak terarus semangat mendukung politik ke orang yang tidak bertanggung jawab." ujar tegasnya.
Selain itu, Keluarga korban almarahum Yunus Alknoe, Martinus Aliknoe S.I.Kom, mengatakan, Pengembalian SK 6 kepala kampung sudah di lakukan oleh pemerintah kabupaten Yalimo, Namum sampe detik ini upaya pembayaran kepala belum di selesaikan sehingga, kami kedua keluarga Yunus Aliknoe bersama Yanes Aliknoe akan menghalangi pemilu 2024.
"kami sampaikan ini secara terbuka kepada KPUD kabupaten Yalimo, Bawaslu kabuten Yalimo, PJ. Bupati kabutan Yalimo, Kapolres kabupaten Yalimo, dan calon 01 Beliau Nahor nekwek dan Yan kirakla Calon Bupati dan Wakil bupati kabupaten Yalimo, incampen, yang punya akar masalah pembunuhan Yunus Aliknoe, akibat pemindahan SK 6 desa dari wilayah hutkimo ke wilayah sali oleh Bupati yalimo Dr Nahor nekwek sehingga mengorbankan jiwa atas nama Yunus Aliknoe saat tes PPD Distrik di ibu kota kabupaten Yalimo Elelim tepatnya gedung SMA negri 1 Elelim, pada tgl 8 mei 2024 sekitar pukul 02.30 WIT. Sehingga Kami memberikan komunikasi informasi terbuka sebelum masuk melaksanakan pemilihan bupati dan wakil Bupati kabupaten Yalimo pada 27 November 2024, segera bertanggung jawab dua masalah nyawa yang ada di Kabupaten Yalimo".
**
