Kisaran, Kompasone.com - Terkait Pemberitaan Pembuatan SIM Yang Mencekik Leher, Kaur SIM Satlantas Asahan Kepanasan dan Kirim Kalimat Melecehkan Kepada Wartawan
Kaur SIM Satlantas Polres Asahan, Aiptu Nauli. P Siregar mencak-mencak pasca berita terkait pembuatan SIM di Satlantas Polres Asahan mencekik leher yang dikeluhkan warga. Dirinya langsung mengirimkan kalimat satire (Pelecehan) kepada awak media ini melalui aplikasi whatshap.
"Terimakasih pemberitaannya, cuma darimana anda tahu kalau disini gak ada ujian SIM, " Katanya.
Informasi dilapangan menyebutkan, pasca dilansirnya berita soal Pembuatan SIM Disatlantas Polres Asahan mencekik leher akhirnya menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Beberapa masyarakat terdengar membahas soal pembuatan SIM yang mahal seperti yang diberitakan media ini.
Saat mendengarkan perbincangan masyarakat tersebut, mendadak ponsel awak media ini dikirimkan pesan singkat melalui whatshap.
"Terimakasih untuk pemberitaannya, cuma darimana anda tahu kalau disini tidak ada ujian Sim," Ketusnya.
Ketika dilihat pengirim pesan chating itu rupanya Kaur SIM Satlantas Polres Asahan,Aiptu Nauli P Siregar kepada Awak Media, akhirnya kita langsung menghubungi kontak melalui seluler guna pemberitaan lanjutan.
Dan saat ditelpon terdengar suara Aiptu Nauli bernada tinggi, dan dirinya merasa kepanasan dengan sedikit mengeluarkan nada marah kepada awak media.
”Masyarakat mana yang merasa dipungli, tunjukanlah, jangan kau membuat berita sesuai narasi yang dibangun sendiri, "ucapnya dengan nada sedikit tidak sopan.
Saat ditanya soal ada juga pernyataan warga yang merasa dipungli dalam pembuatan SIM di Satlantas Asahan dirinya langsung marah.
" Kalau mau, datang saja kau ke kantor, Kalau nggak mau ya sudah terserah kau saja", ucapnya dengan nada tinggi.
(Arnes Arbain)
