MEDAN, kompasone.com – Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mendapat alokasi kawasan bawang putih seluas 130 hektare pada 2027.
Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bawang Putih 2026 dan Persiapan 2027 bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (7/10).
Rapat dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya dan dihadiri Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan bersama Kepala Dinas Pertanian Viktor Freddy Siagian.
“Untuk tahun ini kita sudah melakukan survei dan siap untuk 20 hektare yang akan didistribusikan di 16 kelompok tani. Untuk tahun depan kita mendapat 130 hektare dan bahkan mungkin bisa bertambah,” ujar Deni.
Selain lahan kelompok tani, Pemkab mengusulkan sekitar 2 hektare dari lahan pertanian terpadu milik perguruan tinggi sebagai lokasi percontohan.
Lahan tersebut merupakan bagian dari area sekitar 12 hektare yang tersedia dan direncanakan mendapat dukungan benih dari Kementerian Pertanian.
Pemerintah daerah juga mengidentifikasi potensi lahan lain, termasuk sekitar 6.000 hektare areal penggunaan lain (APL), dengan pelaksanaannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
(Bernat L Gaol)
