Langkat-(Sumut),Kompasone.com - Sri Kandi PDI Perjuangan, Juriah yang sudah dua periode duduk di DPRD Langkat itu mengatakan, ia menurunkan Seni Reog Ponorogo, selain bertujuan untuk menghibur masyarakat, juga sekaligus untuk melestarikan budaya tradisional.
Dikatakan, 20 tahun belakangan ini banyak suku di Indonesia mulai lupa atau meninggalkan budaya asli mereka. Hal Ini mungkin bisa terjadi karena arus globalisasi, masuknya teknologi modern, dan kurangnya minat generasi muda belajar adat istiadat asli dari leluhur mereka, ucapnya.
Dengan tampilnya seni tradisional seperti Seni Reog Ponorogo yang disaksikan masyarakat banyak hari ini, diharapkan bisa menumbuhkan minat generasi muda mencintai dan belajar budaya asli leluhur mereka, ujar politisi PDI Perjuangan itu, seraya mengatakan, setiap tahun perayaan HUT RI, ia selalu menurunkan hiburan rakyat bernuansa budaya tradisional.
Selain kurangnya minat generasi muda belajar adat budaya leluhur asli mereka, juga tidak terlepas dari kurangnya orangtua mengajarkan adat budaya leluhurnya kepada anak-anak mereka di rumah, tutupnya.
(Ms.Lim)
