![]() |
| Anggaran Pemagaran Tembok SDN Maleber Rp50 juta, Tembok aslinya hanya di poles dan dinaikan sekitar 50 cm |
Kuningan, kompasone.com - Saat jurnalis Kompasone.com monitoring di SDN Maleber yang dapat bantuan Revitalisasi Rp.1.249.669.715,- kaget melihat proses pembuatan pagar tembok sekolah yang di dalam RAB tercantum 50 juta untuk pemeliharaan ( tembok sekolah ) , dimana terlihat tembok asli pagar sekolah itu hanya dikelupas permukaan temboknya dan di plur adukan ke tembok itu serta dinaikan ketinggiannya sekitar 50 cm saja. Minggu (5/7/26).
"Masa di anggarkan 50 juta hanya gitu doang?," ucap beberapa warga yang kebetulan berada di sekitar sekolah itu.
Jurnalis Kompas One berusaha menghubungi Kepala sekolah SDN Maleber H. Ujang via telpon selular.
"Betul pak anggaran untuk itu 50 juta dan itu hampir semua sekolah sama nominalnya," jelas H. Ujang
Masih menurut Kepsek SDN Maleber bahwa anggaran 50 juta itu bukan hanya untuk pemagaran tapi untuk pembuatan taman bermain anak, namun saat ditanyakan RAB Kepsek mengatakan dirinya sedang berada di luar karena ada keperluan, dan Kepsek berjanji akan menelepon salah satu panitia pembangunan untuk bisa jumpa Kompas One di sekolah SDN Maleber.
Salah satu operator di sekolah tersebut yang kebetulan diwawancarai perihal RAB , dirinya tidak punya kewenangan
"Saya hanya operator di sekolah ini , tapi ketika saya ikuti zoomiting dengan kementerian pendidikan dikatakan bahwa RAB itu Rahasia dan tidak boleh diperlihatkan kepada wartawan..
![]() |
| Pagar Tembok SDN Maleber |
"Itu Instruksi dari BBGTK dan Dirjend Pendidikan saat Zoominiting," ucap si operator sekolah SDN Maleber.
Menurut Iwan dari organisasi MIN bahwa kalau yang namanya Rahasia itu yang berkaitan dengan Keamanan dan Keselamatan Negara
"RAB itu kan Rencana Anggaran Belanja yang notabene pake uang negara dan uang negara itu kan berasal dari rakyat, jadi RAB itu harus terbuka diketahui oleh Rakyat," demikian ucap Iwan kepada jurnalis Kompas One.
Melihat gelagat pihak sekolah terkesan menutupi perihal RAB kepada media, hal itu banyak pihak menjadi curiga.
"Loh kalau begitu kita jadi curiga, apalagi dengan anggaran 1 milyar lebih peruntukannya apa saja ? jangan 2x nanti rehab ruang kelas jadi direkayasa dengan alasan Revitaliasi. Itu Rehab dan boleh bahan material yang sekiranya masih bisa di pakai gak usah di ganti dengan material baru,' demikian komentar dari beberapa rekan media yang kebetulan sedang memantau proses pembangunan di sekolah itu.
Revitalisasi SDN Maleber di peroleh informasinya bahwa ada 12 ruang yang di rehab dan satu pemagaran.
Pertanyaannya, apakah anggaran sebesar itu memang semestinya atau memang ada unsur Mark Up ?
Yang pasti pihak Kejaksaan harus turun tangan ikut memantau dan mengawasi dan jika diperlukan lakukan Cros Cek berkaitan dengan anggaran 1 milyar lebih itu
Liputan :
Arif Rahman
Biro Kuningan Jabar

