Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Mars Tani Merdeka Menggema, Tandai Joko Parwoto Terima SK Sebagai Ketua DPD TMI Gunungkidul Periode 2026–2031

Sabtu, Juli 04, 2026, 17:05 WIB Last Updated 2026-07-04T10:05:22Z

Gunungkidul DIY, Kompasone.com — Acara penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Gunungkidul berlangsung Sabtu (4/7/2026) di Wisata Wunung Giri Selo Kandho, Wonosari, Gunungkidul.

 

Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, S.E., DBA., M.M. resmi dilantik sebagai Ketua DPD TMI Kabupaten Gunungkidul untuk masa bakti lima tahun hingga 2031. SK diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) TMI, Don Muzakir.

 

Dalam sambutannya, Joko Parwoto menyatakan amanah ini bukan kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab besar memperjuangkan kesejahteraan petani dan kemajuan pertanian. Joko menegaskan dukungan terhadap cita-cita Presiden Prabowo Subianto terkait kedaulatan pangan: “Negara tidak berdaulat jika tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.”

 

TMI Gunungkidul siap menjadi mitra strategis pemerintah dengan lima gerakan utama:

 

1. Peningkatan Produksi Pangan melalui benih unggul, mekanisasi dan irigasi

2. Petani Naik Kelas dengan kemampuan manajemen usaha, digital dan permodalan

3. Hilirisasi Pertanian untuk menambah nilai jual hasil panen

4. Regenerasi Petani mengajak generasi muda ke pertanian modern

5. Kolaborasi erat dengan pemerintah, akademisi, pelaku usaha dan seluruh elemen. 

 


“Kami hadir saat petani butuh benih, pupuk, modal, pasar maupun pendampingan. Keberhasilan kami diukur dari seberapa banyak petani yang sejahtera,” kata Joko Parwoto, S.E., DBA., M.M.

 

Sementara itu, Don Muzakir menjelaskan nama “Tani Merdeka” sendiri diberikan langsung oleh Presiden Prabowo, melanjutkan semangat Bung Karno untuk memajukan kaum marhaen, rakyat kecil di desa yang menjadi tulang punggung bangsa.

 

TMI berdiri tiga tahun lalu atas keresahan petani soal harga yang tidak berpihak serta kesulitan pupuk. Hingga kini, organisasi telah mendorong intensifikasi tanam, menyalurkan alsintan ke pelosok, menindak 2.500 kios pupuk nakal, dan mulai bergerak mewujudkan swasembada gula.


 “Kami mengawal agar setiap program pemerintah sampai tepat ke tangan petani,” ucap Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir mengakhiri. 


Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda, anggota DPRD Gunungkidul dan anggota DPRD DlY, ketua Gapoktan se-Kabupaten Gunungkidul beserta tamu undangan. Terlihat membersamai ketua DPN Don Muzakir ketua DPW D.l. Yogyakarta Oscar Semendawai, S.H., MKn. 


( Mbah Pri )

Iklan

iklan