Tapanuli Utara, Kompasone.com — Tanaman padi milik petani di Desa Simatupang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, seluas kurang lebih 10 hektare terancam serangan hama blast dan kresek.
Sebagai langkah responsif untuk mencegah kerusakan meluas dan menyelamatkan potensi panen, Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar aksi Gerakan Pencegahan, Pengendalian, dan Penanggulangan Hama Penyakit Tanaman (Gerdal) pada Jumat (24/7).
Penanganan ini melibatkan tim gabungan dari UPTD Laboratorium dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), POPT Provinsi Sumatera Utara, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Tim turun langsung ke lapangan untuk berkolaborasi bersama enam kelompok tani yang lahannya terdampak.
Dalam aksi tersebut, petugas menerapkan metode pengendalian terpadu dengan mengaplikasikan pestisida hayati, insektisida, dan rodentisida guna menekan perkembangan organisme pengganggu tanaman (OPT) serta meminimalkan risiko gagal panen.
"Langkah cepat ini kami lakukan tidak hanya untuk menanggulangi kerusakan yang ada, tetapi juga untuk mengamankan produktivitas sawah para petani di Desa Simatupang agar tetap optimal," ujar salah satu perwakilan petugas Dinas Pertanian di lokasi.
Selain aksi penyemprotan dan pengendalian langsung di lahan, tim gabungan juga memberikan pendampingan intensif kepada para petani sebagai langkah antisipasi jangka panjang.
Petugas menganjurkan agar para petani mulai menerapkan pola tanam serentak pada musim tanam berikutnya. Cara ini dinilai sangat efektif untuk memutus rantai siklus perkembangan hama dan penyakit tanaman.
"Kami mengimbau para petani untuk membiasakan pola tanam serentak. Dengan cara ini, siklus hidup hama dapat diputus sehingga risiko serangan di masa mendatang bisa ditekan seminimal mungkin," tambah perwakilan POPT Provinsi Sumatera Utara.
Melalui sinergi antara pemerintah dan kelompok tani ini, diharapkan produktivitas pertanian di Tapanuli Utara tetap terjaga dan para petani terhindar dari kerugian besar akibat ancaman hama.
>Bernat L. Gaol
