Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Webinar Teknologi Pangan UWM Bahas Inovasi Pascapanen dan Keamanan Pangan di Era Industri 5.0

Senin, April 20, 2026, 12:15 WIB Last Updated 2026-04-20T05:16:05Z

Yogyakarta, kompasone.con - Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta telah menyelenggarakan webinar bertema “Inovasi Penanganan Pascapanen dan Implementasi Manajemen Keamanan Pangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional di Era Industri 5.0” pada Sabtu (18/4). Kegiatan ini diikuti oleh 95 peserta yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, dan praktisi di bidang pangan. Webinar ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P., Guru Besar Bidang Ilmu Pangan Universitas Mercu Buana, serta Dr. Cahyo Budiyanto, S.TP., M.P., yang merupakan Food Consultant Lab Inspire.


Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UWM, Eman Darmawan, S.TP., M.P. Dalam sambutannya, Eman menyampaikan bahwa kegiatan webinar ini merupakan wujud komitmen akademik dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pangan. Eman juga menekankan pentingnya inovasi dalam penanganan pascapanen serta penerapan sistem keamanan pangan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam menghadapi tantangan era industri 5.0. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta dapat memperoleh wawasan baru serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam dunia akademik maupun industri.


Pada sesi pertama, Prof. Dwiyati memaparkan materi mengenai inovasi penanganan pascapanen di era industri 5.0. Dwiyati menjelaskan pentingnya pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, salah satunya melalui pengembangan berbagai olahan kekinian berbasis rempah yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berkhasiat bagi kesehatan.


Sementara itu, pada sesi kedua, Dr. Cahyo membahas implementasi sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) serta digital traceability dalam menjamin keamanan pangan dari hulu hingga hilir. Cahyo menjelaskan berbagai potensi bahaya dalam pangan serta pentingnya manajemen keamanan pangan yang terintegrasi dengan teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian mutu produk pangan.


Kegiatan webinar berlangsung dengan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan terkait penerapan inovasi dan sistem keamanan pangan di dunia nyata.


Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pemberian sertifikat digital kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi yang telah diberikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan peserta mampu meningkatkan pemahaman serta kesiapan dalam menghadapi tantangan industri pangan di era industri 5.0, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.


Bhenu


Iklan

iklan