![]() |
| Kondisi motor milik korban yang masih tersangkut dikolong truk |
Tuban, kompasone.com - Jalur Pantura di Kabupaten Tuban kembali memakan korban jiwa. Kali ini, seorang pengendara motor Honda PCX dilaporkan meninggal dunia usai menghantam bagian belakang truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan raya tepatnya di Desa Kenanti, Kecamatan Tambakboyo, Sabtu (18/4/2026) malam.
Korban diketahui bernama Dwi Puji Handoyono (25), seorang pemuda asal Dusun Glondong, Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo. Nyawa korban tidak tertolong meski sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebut insiden maut ini terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Kejadian bermula saat korban yang mengendarai Honda PCX bernopol S-5989-I melaju sendirian dari arah barat (Semarang) menuju timur (Tuban kota).
Nahas, sesampainya di lokasi kejadian, motor korban menghantam keras bagian belakang Truk Tronton Isuzu Giga bernopol B-9430-SEU. Truk tersebut diketahui sedang parkir di badan jalan lajur kiri menghadap ke arah timur.
Truk dikemudikan oleh M. Sony Suprapto (48), warga asal Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyono kepada Ronggo.id.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, kecelakaan diduga kuat terjadi akibat faktor human error. Kondisi jalan yang lurus dan cuaca cerah di malam hari seharusnya memberikan pandangan yang cukup bagi pengendara.
Diduga pengemudi motor kurang hati-hati dan tidak penuh konsentrasi terhadap arah depan, sehingga tidak menyadari adanya kendaraan yang sedang parkir di depannya,” imbuh IPTU Eko.
Kerasnya benturan membuat motor korban mengalami kerusakan parah di bagian depan. Korban yang mengalami luka serius segera dievakuasi warga dan petugas ke Puskesmas Tambakboyo. Namun, takdir berkata lain.
Korban meninggal dunia dalam perawatan di Puskesmas Tambakboyo. Kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 5 juta,” jelasnya.
Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat laka lantas beserta dokumen pendukung seperti STNK dan SIM telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi jalur pantura, terutama pada malam hari dan tetap menjaga konsentrasi saat berkendara.
(Brh).
